Warga lokal jadi perhatian pemerintah pusat untuk mengisi jabatan-jabatan penting di Otorita IKN. Namun, tetap memerhatikan kompetensi dan yang terbaik.

 

BALIKPAPAN–Pendaftaran seleksi terbuka jabatan kepala biro/direktur di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah ditutup pekan lalu. Ada lebih 400 pelamar yang bersaing. Sebanyak 27 posisi jabatan disediakan dalam seleksi terbuka yang dilaksanakan selama sepekan ini.

Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya yang juga ketua panitia seleksi untuk jabatan kepala biro dan direktur itu menyampaikan para pelamar berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Termasuk dari Jakarta.

Kondisi itu, menurut dia, menunjukkan betapa besar minat, dukungan, dan kesiapan partisipasi putra-putri bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN. “Kami menyampaikan apresiasi kepada para pelamar yang telah menyatakan minatnya berkontribusi membangun IKN,” katanya, kemarin (20/11).

Dalam proses seleksi itu, Otorita IKN ingin memastikan para pelamar yang telah mengirimkan berkas lamaran, tidak sekadar memenuhi syarat yang telah ditentukan. Tetapi juga merupakan putra-putri terbaik bangsa yang siap berkontribusi dalam sejarah pembangunan IKN.

Dia berharap, panitia seleksi diberikan waktu untuk berkonsentrasi menyelesaikan tugasnya. “Kami ingin memastikan bahwa yang berkompeten dan yang terbaiklah yang akan mengisi posisi-posisi di Otorita IKN,” tutur Jaka.

Seusai tahap seleksi administrasi, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 23 November 2022. Para pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, akan mengikuti seleksi penulisan makalah. Yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 24 November 2022.

Mengenai jangka waktu pendaftaran dan tahapan seleksi yang ketat, Jaka menjelaskan, Undang-Undang (UU) IKN mengharuskan Otorita IKN mulai beroperasi paling lambat pada akhir 2022. “Kami ingin akhir tahun ini Otorita IKN sudah siap. Untuk mendukung pembangunan IKN yang semakin masif pada 2023,” ucapnya.

Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat di Tim Transisi IKN Diani Sadiawati menambahkan saat ini tim panitia seleksi masih melakukan penyaringan pelamar yang berasal dari PNS maupun non-PNS. Yang akan mengisi jabatan 27 kepala biro atau direktur di Otorita IKN tersebut.

Namun, dia belum menerima data mengenai perincian jumlah pelamar hingga hari terakhir pendaftaran seleksi terbuka tersebut. “Saat ini masih dilakukan skrining (penyaringan) oleh tim panitia seleksi. Kita tunggu saja hasil seleksi administrasinya,” katanya kepada Kaltim Post saat berkunjung ke Balikpapan, pekan lalu.

Mengenai keterwakilan masyarakat lokal, dia menyebut, itu menjadi diskresi dari pimpinan Otorita IKN. Di mana, baru satu posisi pada deputi di Otorita IKN yang sudah diisi oleh keterwakilan masyarakat Kaltim. Yakni, Myrna Asnawati Safitri, yang berasal dari Samarinda dipilih oleh kepala Otorita IKN untuk mengisi jabatan Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN. “Arahan dari presiden agar ada keterwakilan masyarakat lokal di Otorita IKN,” ujar perempuan yang juga menjabat Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bidang Hubungan Kelembagaan itu.

Nantinya, setelah tahapan pendaftaran, akan dilakukan pemeriksaan dan seleksi administrasi. Yang dilanjutkan dengan seleksi penulisan makalah, lalu uji kompetensi, dan wawancara akhir. Ditargetkan hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 9 Desember 2022.

Selain itu, masih ada empat jabatan deputi yang masih kosong. Yaitu, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, dan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana.

Direncanakan pengisiannya akan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. “Karena kita tahu, Otorita IKN itu harus bekerja cepat. Tentunya dalam waktu yang tidak terlalu lama, akan dilantik lagi. Beberapa deputi yang kosong,” tutupnya. (rom/k8)

 

RIKIP AGUSTANI

[email protected]