SAMARINDA – Tak sekedar menjalani masa pidana, enam belas warga binaan pemasyarakatan Rutan Samarinda ikuti pelatihan kompetensi. Kali ini pemasangan listrik bangunan sederhana menjadi fokus pelatihan. 

Di mulai Sejak 05 September 2022 hingga dua puluh hari kerja kedepan, para warga binaan di bekali teori dan praktek langsung instalasi. 

Menurut Alanta Imanuel Ketaren, Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Pembekalan keterampilan memegang peranan penting, menentukan terbentuknya pribadi yang mampu mengembangkan kecakapan hidup. Hal tersebut upaya mengawali hidup baru di tengah masyarakat.

“WBP juga manusia biasa, yang pada dasarnya harus bisa memenuhi tuntutan hidup produktif, tugas kami menggali dan memfasilitas, biar bebas nanti jadi bekal mereka,” Jelas Alanta, yang di temui di ruangan Kepala Rutan Samarinda. Sabtu (24/09/22). 

Pelatihan ini bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) yang dulu di kenal dengan Balai Latihan Kerja (BLK), merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Di Bidang Latihan Kerja Yang Berada Di Bawah Dan Bertanggung Jawab Kepada Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Alanta juga menjelaskan, selama 20 hari kerja ini WBP mengikuti pelatihan 10 hari teori dan 10 hari praktek langsung, di dampingi mentor ahli dari BPVP Kota Samarinda. 

WBP yang mengikuti pelatihan merupakan warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani program integrasi (asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, dan cuti menjelang bebas). Serta WBP yang di bina pada Bimbingan Kegiatan Kerja (Bimker) Rutan.  

Salah seorang WBP peserta pelatihan berinisial A begitu bersyukur berkesempatan mengikuti pelatihan. 

“bersyukur mas saya bisa ikut pelatihan ini, saya yakin ini bisa jadi modal skil saya nanti kalau bebas,” ucapnya. 

Alanta menyebutkan setiap WBP yang mengikuti pelatihan ini, nantinya akan memperoleh sertifikat kompetensi dari BPVP. 

“warga kami yang ikut pelatihan ini, dapat sertifikat kompetensi mas, itu bisa mereka pakai untuk melamar pekerjaan nantinya,” pungkas Alan. (Myn)