BALIKPAPAN-Beberapa RT di Kota Minyak diharapkan bisa menciptakan kemandirian ekonomi. Sejumlah program baik dari pemerintah dan swasta diharapkan bisa memberikan inovasi tiap RT di Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, RT merupakan perpanjangan tangah dari pemerintah. Beberapa inovasi perlu dikembangkan di tiap RT. Seperti membuka wirausaha.

“Baik dari progam swasta dan pemerintah sudah banyak yang menyentuh RT. Paling tidak bisa dimanfaatkan mereka,” katanya.

Pria yang juga sebagai pembina Rahmad Mas’ud Center (RMC) menyampaikan, salah satu program RMC untum RT yakni, pengembangan wirausaha. Sebelumnya sudah ada program menjual beras tanpa modal. Kali ini lebih besar lagi, membuka kios ditiap RT tanpa modal.

Dari 600 RT yang dibina RMC, ada 15 RT yang terpilih mendapat bantuan kips modern. “Tanpa modal. Mereka nanti mengambil selisih yang mereka jual ke masyarakat,” katanya didampingi Kordinator RMC Andi Muttawali atau disapa Andi Welly.

Ia menyampaikan, RT yang dapat kios ini tidak pakai modal. “Dari kami memberikan modal bahan pokok, setelah habis terjual misalkan dana tersebut kembali lagi ke kami guna mengambil stok baru. Keuntungan para RT ini marginnya. Sumber dana itu diambil dari bagian zakat infaq, sedekah keluarga besar RMC. Mudah-mudahan dari zakat ini merupakan zakat yang produktif,” jelasnya.

“Tujuan kita mensejahterakan masyarakat. Ini yang bisa saya contoh dulu. Kalau ini berhasil bisa kembang luas ini bisa ditiru bukan hanya di Balikpapan. Harus tepat sasaran, pro ke masyarakat dan bermanfaat bisa menciptakan usahawan baru,” katanya.

Ia menargetkan, tidak hanya belasan RT itu, namun seluruh RT perlahan bisa mengambil program ini. 

“Kalau tidak RT-nya yang membuka, masyarakatnya juga bisa yang penting sudah disetujui RT,” pungkasnya. (aji)