Meski sudah mengumumkan bakal mundur dari MotoGP pada akhir musim 2022, Suzuki ternyata tak berhenti berinovasi.

Di sesi latihan bebas MotoGP Jepang, Alex Rins menjajal peranti aerodinamika baru yang dipasang di buritan motornya.

Inovasi ini semacam winglet atau sayap berbentuk mirip telinga kelinci. Suzuki menyusul Aprilia dan Ducati yang lebih dulu memperkenalkan sayap belakang tersebut musim ini. 

Milik Aprilia lebih konvensional. Sedangkan Ducati mirip “sirip naga”.

Alex Rins sampai harus membuat kesepakatan dengan Suzuki agar bisa menjajal inovasi tersebut terlebih dahulu.

Karena awalnya, Suzuki ingin mendapatkan masukan dulu mengenai sayap tersebut dengan memasangnya di motor tes rider Jepang Takuya Tsuda, yang menggantikan Joan Mir. 

”Aku terkejut karena Suzuki biasanya tidak secepat ini mengabulkan keinginan rider (melakukan inovasi baru),” ujar Rins dilansir Crash. ”Memang agak lucu karena kemarin (Kamis) aku baru mengetahuinya saat malam. Tapi mereka ingin Tsuda menjajalnya lebih dulu.”

”Lalu aku bergegas menemui orang-orang Jepang itu lalu bilang: ‘hey guys, ayolah, berikan kepadaku!,” pintanya. ”Tapi mereka bergeming. Jadi aku katakan lagi, ‘OK, mari kita buat kesepakatan. Kalau aku tampil kompetitif di menit-menit awal (latihan bebas) biarkan aku yang menjajalnya lebih dulu!.” ”Mereka bilang ‘OK,OK’. Lucu juga!”

Di sesi FP1, Rins langsung tampil kencang di menit-menit awal dan sempat menduduki puncak daftar pembalap tercepat. 

Lalu dia masuk ke pit dan kembali ke trek dengan motor yang sudah terpasang winglet baru. Dia kemudian kembali menjadi yang tercepat.

”Aku merasa lebih stabil pada pengereman ban belakang. Aku membandingkan antara run pertama dan kedua.”

”Aku merasa, aku bisa mengerem lebih keras (dengan sayap ini) saat memasuki tikungan. Atau setidaknya tidak terlalu bergetar.”

Sayangnya, di akhir sesi, Rins melorot ke posisi 13 karena terganggun yellow flag. Hasil itu membuatnya berisiko gagal menembus langsung babak kualifikasi 2 (Q2) besok.

”Mekanik akan mempelajari data yang terkumpul, jika tidak ada masalah kami akan memakainya pada balapan (Minggu 25/9).” MotoGP Jepang di Motegi tahun ini adalah balapan kandang terakhir bagi Suzuki sebelum meninggalkan MotoGP akhir musim 2022. (**)