SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso, menginginkan anak asuhnya bangkit. Meski saat ini situasi skuad Bajul Ijo sedang tidak baik-baik saja. 

Persebaya mengalami tren negatif dengan kehilangan poin dalam tiga laga beruntun. Klub asal Kota Pahlawan tersebut dikalahkan Bali United, PSM Makassar, dan RANS Nusantaran FC. 

Akibat rentetan hasil buruk tersebut suporter Persebaya, Bonek melakukan protes besar. Bahkan, mereka sampai merusak Stadion Gelora Delta usai dihajar RANS Nusantara 2-1, Kamis (15/9). 

Kondisi yang dialami tersebut makin parah karena Azrul Ananda memutuskan mundur dari CEO Persebaya. Dia merasa sudah tidak cocok lagi untuk memimpin juara Liga 2 2017 itu.

 “Sudah diberi penjelasan sebetulnya. Tapi kami tidak tahu apa yang ada di pikiran mereka. Sebelum latihan juga saya kumpulkan lagi. Kami minta semua tetap fokus dan semangat menjalani kompetisi. Kami tidak boleh kehilangan fokus," kata Aji. 

Aji mau para pemain Persebaya tidak memikirkan hal yang terjadi di luar lapangan. Dia optimistis manajemen memberikan yang terbaik untuk Alwi Slamat dan kawan-kawan.  

“Tugas pemain di lapangan. Bagaimana bermain maksimal menebus kegagalan di tiga laga sebelumnya. Saya yakin pemain (bersikap) profesional. Selain kemampuan di lapangan, ini saatnya menunjukkan sebagai seorang profesional,” ucapnya. 

Terdekat, Persebaya menghadapi Arema FC dalam lanjutan Liga 1 2022. Pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10). 

Saat ini Persebaya menempati peringkat 14 klasemen. Klub yang identik dengan warna hijau tersebut mengumpulkan sepuluh poin dari sepuluh pertandingan yang dilangsungkan. (*/jpg/abi)