BALIKPAPAN –Dari daftar penerima penghargaan Pemkot Balikpapan dalam rangkaian Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIX/2022, ada nama Guntur Armani. Dia adalah atlet renang penyandang disabilitas, yang kerap mengharumkan nama Balikpapan di kancah nasional maupun internasional.

Prestasi yang ditorehkannya memang tak main-main. Ia berkali-kali memboyong emas di event yang diikuti. Terbaru, dia bahkan sukses menyumbangkan dua medali emas di ASEAN Para Games 2022 di Solo.

Diketahui, ini adalah kali kedua ia menerima penghargaan serupa. Sebelumnya, ia juga sempat menerima apresiasi atas capaiannya, pada 2014 silam.

Penerimaan penghargaan itu, diwakilkan oleh sang adik. Pasalnya, ia sedang tidak berada di Kota Minyak.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada wali kota Balikpapan, Disporapar Balikpapan serta NPC Balikpapan, atas dukungannya selama ini untuk saya,” kata dia.

Lebih lanjut, Guntur mengharapkan adanya perhatian lebih dari pemerintah provinsi. Dia menyayangkan, tidak adanya apresiasi, khususnya dalam hal pendanaan bagi atlet disabilitas.

Padahal, kata dia, dukungan materil tersebut sangat dibutuhkan olehnya. Menurutnya, sejak dulu, perhatian yang diberikan Pemprov Kaltim sangat minim untuk dirinya.

“Bahkan bonus yang kami tunggu dari tahun lalu juga belum cair. Makanya, kami meminta kejelasan untuk provinsi,” tambahnya.

Kekecewaan ini, lanjutnya, bahkan membuat atlet-atlet Benua Etam terpaksa pindah ke daerah lain. Yang mana, daerah lain mampu memenuhi kebutuhan bagi atlet.

“Jujur saya kecewa, karena dari 2011 tidak ada apresiasi berupa bonus dari provinsi. Harapannya, kami para atlet bisa lebih diperhatikan,” tuntasnya. (*/okt/tom/k15)