TENGGARONG - Pemilihan Teruna Dara Kutai Kartanegara (Kukar) Tahun 2022 telah memasuki tahap final. 20 pemuda-pemudi asli daerah berstatus finalis saling unjuk bakat seni hingga akademis dengan performa terbaik untuk menjadi duta wisata Kukar.

Pada Grand Final Pemilihan Teruna Dara Kukar Tahun 2022 di halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Selasa (19/9) malam tadi, Feby Noor Ikhsan dan Fransisca Debby Octabayumi resmi mengemban tugas sebagai Teruna Dara Kukar.

Perwakilan 20 finalis Teruna Dara Kukar ini berasal dari berbagai wilayah Kukar, mulai dari Kecamatan Tenggarong, Loa Kulu, Loa Janan hingga Kota Bangun. Para putra-putri tersebut sendiri telah melalui berbagai latihan dan pendidikan demi menjadi Teruna Dara terbaik daerah sejak masa pemilihan pada Juli lalu.

Hasil akhir dari pemilihan ini telah menetapkan Feby Noor Ikhsan dan Fransisca Debby Octabayumi sebagai pasangan Teruna Dara Kukar Tahun 2022 dan Fransiska Nina Paskalia sebagai Putri Pariwisata Kukar 2022. 

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat Kukar, diantaranya adalah Asisten II Setkab Kukar Wiyono, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Slamet Hadiraharjo, Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif David Haka, Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah, istri Wakil Bupati (Wabup) Kukar Petty Rendi Solihin beserta tamu kehormatan undangan lainnya. 

Kadispar Kukar, Slamet Hadiraharjo menyebut bahwa pemilihan Teruna Dara Kukar ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Festival Kota Raja tengah berlangsung sejak tanggal 18 hingga 23 September 2022 nanti.

Dan atas terpilihnya Teruna Dara ini, Slamet berharap mereka dapat menjadi duta wisata yang memahami tugasnya dan siap berkontribusi bagi daerah. Dengan menjalani tugasnya sebagai duta wisata, Slamet harap para putra-putri daerah terpilih ini dapat memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kukar.

“Yang terpilih ini adalah anak-anak muda yang mempunyai bakat dan kemampuan. Semoga kedepannya dengan terus belajar bisa lebih maju lagi sehingga perekonomian dari sisi pariwisata bisa meningkat. Dan multiplier efek dari pariwisata di Kukar menjadi lebih baik lagi,” pinta Slamet. (moe)