SAMARINDA - Jajaran tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota berhasil mengamankan tiga orang pria inisial RV, AJ dan DF yang diduga melakukan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu.

Tiga pria tersebut ditangkap Jln. Agus Salim tepatnya di area salah satu hotel Sungai Pinang Luar, Jumat (9/9/2022) pukul 11.45 wita. 

Terungkapnya jaringan narkoba ini bermula dari unit opsnal mendapat info dari masyarakat bahwa sering terjadi penyalahgunaan narkotika di Jl Agus Salim. Selanjutnya dilakukan penyelidikan di lokasi tersebut dan mendapatkan 1 orang yang dicurigai bernama RIVAL dan dilakukan penggeledahan badan dan  79 poket narkotika jenis sabu yang disimpan dalam gulungan celana kotor milik Rival.

Selanjutnya dilakukan pengembangan asal usul narkotika tersebut didapat dari seorang laki-laki, selanjutnya unit opsnal kembali mengamankan pelaku ke 2 yaitu Amat jalan baru L3 Kukar  berserta barang bukti 1 poket sabu-sabu dan uang hasil penjualan senilai Rp 1,8 juta serta 23 klip kosong dan 1 buah sendok penakar, 1 buah ponsel. 

Kemudian dari hasil pemeriksaan bahwa sabu tersebut sebelumnya di dapat dari seorang laki-laki di daerah Perum Reel Tenggarong Kukar. Lalu dilakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku ke 3 bernama Dody serta barang bukti berupa 1 poket sabu seberat 11,62 gram, 2 botol alat hisap, 1 buah sendok penakar, 1 buah ponsel sebagai sarana komunikasi pelaku dimana sabu tersebut disimpan di lemari dapur rumah milik pelaku. 

Kapolresta Samarinda Kombes Pol. Ary Fadli, SIK mengatakan Selanjutnya ke 3 org pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Samarinda Kota untuk diproses hukum lebih lanjut.

"Dari hasil penggeledahan oleh tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota ditemukan barang bukti berupa tiga poket besar dengan berat 15 gram, 76 poket kecil dengan berat 48,9 gram, 1 unit HP Oppo Warna Biru, 1 unit Hp Oppo warna Biru, uang Tunai Rp 1,8 juta, 23 klip plastik kecil, 1 poket sabu - sabu dengan berat 0,60 gram, 1 poket sabu-sabu dengan berat 11,62 gram, 1 unit Hp Samsung Z Fold 3 dan Selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolresta Samarinda guna proses lidik dan sidik lebih lanjut," pungkasnya. 

Pelaku dijerat dengan Pasal penyalahgunaan Narkotika pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Myn)