BALIKPAPANRekomendasi bakal calon wakil wali kota (wawali) Balikpapan dari partai pengusung Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz segera lengkap. Sudah ada enam partai politik yang menyampaikan nama bakal calon wawali pengganti almarhum Thohari Aziz. Tinggal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menargetkan rekomendasi bakal calon wawali terbit awal Oktober nanti. Ada satu nama yang sudah menjalin komunikasi dengan partai berlambang kakbah ini. Yakni, istri almarhum Thohari Aziz, Risti Utami Dewi Nataris.

Ketua DPC PPP Balikpapan Iwan Wahyudi mengungkapkan, keterlambatan penerbitan rekomendasi disebabkan, DPP PPP masih berkonsentrasi terhadap verifikasi pendaftaran partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. “Harapan kami, di awal Oktober ini, sudah bisa mengeluarkan rekomendasi nama. Untuk kami serahkan ke panlih (panitia pemilihan) di DPRD atau langsung ke Pak Wali Kota (Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud),” katanya kepada Kaltim Post,Jumat (16/9). Untuk saat ini, kata Iwan, PPP masih memproses persiapan penjaringan nama dari internal partai.

“Kalau dari internal, belum sampai menyebut nama. Ada beberapa nama yang potensial. Tapi belum mengerucutkan ke satu nama tertentu. Kalau dari eksternal, memang yang baru melakukan komunikasi dengan PPP, memang baru Bu Risti,” jelasnya. Dari enam nama bakal calon wawali yang sudah direkomendasikan partai pengusung Rahmad-Mas’ud-Thohari Aziz, ada tiga partai yang tidak mengusulkan kadernya sendiri. Yakni, PKS yang merekomendasikan nama Sayid MN Fadly, mantan sekkot Balikpapan. Kemudian, PKB bersama Perindo, yang merekomendasikan Alphard Syarif (ketua DPD Perindo Samarinda).

Teranyar, Partai Golkar yang merekomendasikan Risti Utami Dewi Nataris, yang berasal dari PDIP. Menanggapi hal tersebut, Iwan yang saat ini menjabat anggota DPRD Balikpapan periode 2019–2024, menyampaikan masih akan melihat mekanisme dan proses penjaringan. Menurut dia, segala kemungkinan bisa terjadi. “Bisa dari internal PPP yang kami rekomendasikan. Bisa saja nanti dari eksternal. Karena kita juga harus menghitung dan melihat secara lebih luas. Komunikasi yang baik, juga menjadi sangat penting. Supaya nama yang kita sodorkan bisa diterima dengan baik,” terang Iwan.

Mengenai sosok Risti Utami Dewi Nataris, menurutnya sangat aktif saat mendampingi suaminya saat berkampanye pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Balikpapan 2020. “Beliau (Risti) saya kira banyak merekam persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga, jika nama Bu Risti disebut pengamat politik memiliki peluang yang besar menjadi wawali Balikpapan, saya rasa itu bisa jadi. Dan tunggu saja prosesnya nanti. Karena dalam waktu dekat, kami akan melakukan konsolidasi internal dulu. Untuk mendengarkan arahan dari pengurus wilayah. Dan mendengarkan masukan dari pengurus kecamatan. Mudah-mudahan nama dari PPP segera terbit,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPD II Partai Golkar Balikpapan yang juga Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengataka, belum semua partai pengusungnya, menyampaikan nama bakal calon wawali. Sementara baru PDIP, Gerindra, Demokrat, PKB, Perindo, dan Golkar yang sudah memiliki nama bakal calon wawali dan disampaikan kepadanya. “PPP masih belum. Kami masih menunggu. Kalau sudah terkumpul semua, baru kita bahas bersama. Dan serahkan dua nama ke DPRD,” katanya belum lama ini. (riz/k8)

 

RIKIP AGUSTANI

[email protected]