Pemkab Paser telah menyampaikan nota keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023 kepada DPRD Paser.

 

TANA PASER -Bupati Paser Fahmi Fadli menyampaikan ada empat target kinerja pembangunan di 2023. Di antaranya, pemulihan ekonomi nasional, pencapaian yang memperkuat level perekonomian untuk terus melaju melampaui level pra-pandemi, dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser tahun 2023 diperkirakan sebesar 5,41 persen.

Fahmi menyebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2023 ditargetkan 72,93 persen. Diikuti tingkat kemiskinan tahun 2023 ditargetkan 9,25 persen.

"Terakhir diharapkan tingkat pengangguran terbuka pada 2023 ditargetkan sebesar 4,50 persen saja," kata Fahmi, Jumat (16/9) saat rapat paripurna bersama DPRD Paser.

Ditargetkan APBD Paser 2023, anggaran pendapatan dengan total pendapatan terencana Rp 1,932 triliun. (lihat grafis)

Fahmi berharap Badan Anggaran (Banggar) DPRD Paser beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera mengagendakan rancangan APBD ini, agar persetujuan rancangan peraturan daerah tahun anggaran 2023 dapat menjadi peraturan daerah.

Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi mengatakan, kepala daerah wajib menyampaikan penjelasan melalui nota keuangan terhadap rancangan APBD Paser 2023 di hadapan seluruh anggota DPRD. Setelah penyampaian nota keuangan ini, Banggar akan menggelar rapat internal dan memanggil TAPD untuk konsultasi apa saja yang perlu jadi koreksi belanja dan target lainnya.

"Yang jelas tujuan APBD kita ialah agar program dan belanja daerah manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Wahyudi. (jib/far/k16)