SYARIFUDDIN Tangalindo sudah malang-melintang di dunia politik. Namanya pernah tercatat sebagai ketua KPU Samarinda selama satu periode. Kini mendapat tugas berat ikut memenangkan Partai NasDem. “Alhamdulillah saya dapat kepercayaan besar ikut berkontribusi memenangkan NasDem dalam pemilu mendatang,” ujar Ketua Divisi Bappilu DPW NasDem Kaltim kepada Kaltim Post, Selasa (13/9) lalu.

Seluruh elemen partai bergerak, sebut dia, harus bergerak untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang. Secara khusus bappilu sudah meminta caleg yang berniat dan sudah mendaftar segera sosialisasikan diri di tengah masyarakat. Yang mendaftar ke NasDem kan banyak, nanti akan disurvei calon-calon yang memang dikenal di masyarakat. Penetapan bakal calon berdasarkan hasil survei untuk melihat penerimaan masyarakat. Jangan sampai dia popular tapi ada mendapat penolakan di masyarakat. Sejak sekarang, caleg dan pengurus diminta selalu berkomunikasi dengan rakyat dalam bentuk apapun

Tentang pencapaian Pemilu 2024 mendatang, Syarifuddin mengakui, ada target cukup besar di dapil Balikpapan, Samarinda, Bontang-Berau-Kutim, PPU-Paser, Kukar, dan Kutai Barat-Mahulu. Target yang ditetapkan Ketua DPW NasDem Kaltim Isran Noor sudah jelas yakni Sembilan kursi DPRD Kaltim. Dari target tersebut Samarinda, Kukar, Bontang-Kutim-Berat masing-masing ditargetkan meraih dua kursi. Sisanya diharapkan mendapatkan tiga kursi yakni dari dapil Balikpapan, PPU-Paser, dan Kubar-Mahulu.

Dia menjelaskan, penempatan caleg di dapil sangat selektif. Sekarang, 50 persen bakal caleg yang akan ditempat di dapil sudah tergambar. DPD NasDem di kabupaten/kota juga sudah diminta mempunyai semangat yang sama menggerakkan mesin partai. Terus melakukan konsolidasi pengurus dan bappilu, seperti yang dilakukan di DPW NasDem Kaltim.

“Kami berharap semua yang datang ke Partai NasDem punya semangat memenangkan partai dan memegang teguh Restorasi Indonesia yang menjadi simbol perjuangan Partai NasDem. Sejak dini, NasDem sudah membuktikan diri anti korupsi. Terbukti dengan konsisten menerapkan politik tanpa mahar. Silakan menjadi caleg dan calon kepala daerah melalui kami. Tak ada pungutan yang diberlakukan. Semua gratis, namun dengan syarat ketika terpilih punya kepedulian yang kuat kepada rakyat,” harapnya.

Menurut dia, satu-satunya partai yang paling mandiri di Indonesia adalah NasDem. Tidak bergantung siapapun dalam pengelolaan partai. Itu menjadi kontribusi partai kepada Indonesia. “Yang jelas kami selalu berupaya berdampingan dengan rakyat. Seperti LBH DPW NasDem Kaltim secara gratis memberikan pembelaan kepada masyarakat,” terang pria yang akan maju menjadi anggota DPRD Kaltim dari dapil Balikpapan. (adv/waz)