GUNUNG KELUA- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda menggelar Pelatihan Audit Internal Sistem Manajemen Mutu ISO (9001-2015) dalam lingkup LP2M Unmul demi mempersiapkan Implementasi ISO (9001-2015) di seluruh layanan. Narasumber yang menjadi penyampai materi yakni Ir Hasan Asy’ari MM dan Fathia Fauzhiah dari PT Optima Development Service/konsultan pelatihan tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (1/8) di ruang rapat lantai 3 LP2M Unmul. 

Ketua LP2M Unmul Anton Rahmadi berharap para auditor yang terpilih agar dapat bekerja dengan sangat efektif. “Tentunya dalam proses audit nanti akan lebih jeli melihat situasi dan kondisi apa saja yang dapat dilaksanakan di LP2M Unmul,” ucap Anton. 

Dalam Implementasi ISO (9001-2015) itu, lanjut Anton, pada level lembaga LP2M Unmul merupakan yang ketiga. “Pertama adalah Fakultas Teknik dan kedua Fakultas Kehutanan. Semoga dengan adanya pelaksanaan ini pelayanan-pelayanan di bidang pengabdian masyarakat akan semakin baik,” terang Anton. 

Anton pun berharap jika ke depan ada temuan dan harus ada perbaikan, akan coba dirapatkan dengan kesepakatan. “Kalau nantinya ini bisa dinaikkan di level universitas, tentu akan semakin bagus dalam mencapai cita-cita menjadi universitas bertaraf internasional,” ucapnya.

Fathia Fauzhiah selaku narasumber dalam pelatihan tersebut mengaku bahwa kali ini cukup kondusif karena yang hadir sebagai peserta merupakan orang-orang yang terpilih sebagai tim auditor oleh ketua LP2M Unmul.

“Ini sifat pelatihannya bukan hanya memberikan materi, namun ada timbal balik, dari pemateri dan para peserta, jadi materi benar-benar efektif, dan diharapkan bisa mendapatkan pemahaman yang lebih baik,” ucap Fathia. 

Pada hari pertama pelatihan tersebut difokuskan ke penyampaian materi. Hal tersebut karena baru tahun ini LP2M Unmul akan melaksanakan audit internal, sehingga diperlukan materi penyampaian yang dasar, seperti definisi dan prinsip dari audit. Pada hari berikutnya yakni review implementasi, karena selama ini semua kegiatan dilakukan secara online. “Jadi memang ini pertama kalinya offline ke LP2M Unmul, pada hari selanjutnya ada penerapan langsung. Karena selama ini hanya melihat di layar komputer, dan belum riil,” ujar Fathia. (*)