SAMARINDA - Universitas Mulawarman (Unmul) berada di peringkat 36 dalam Webometrics Ranking of World Universities yang secara resmi dirilis edisi Januari tahun 2022. Hal ini menunjukan Unmul masih konsisten masuk dalam daftar 50 besar Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia.

Wakil Rektor Unmul Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat, Prof Bohari Yusuf menjelaskan raihan peringkat oleh Unmul ini patut disyukuri. 

"Di Indonesia ada empat ribuan perguruan tinggi, Unmul masuk di posisi itu (ke 36), sudah luar biasa dan patut disyukuri. Pemeringkatan (webometrics) ini kan global yang punya kriteria masing-masing," ujar Prof Bohari, Senin (4/6/2022).

Tak hanya di peringkat Webometrics, Prof Bohari menambahkan, posisi Unmul nomor satu di Kalimantan, ditempatkan juga dalam peringkat SCImago Institutions Rankings dan UniRank. 

"Dan Unmul berada di posisi 3 sampai 5 di kawasan timur Indonesia. Ini menandakan Unmul lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya. Apalagi, kriteria pemeringkat tak bisa langsung aksesnya ke kampus, tapi kriteria ini dicari sendiri oleh pemeringkat sendiri melalui pemberitaan dan website," ujar Prof Bohari. 

Dari capaian Unmul ini, menurut Prof Bohari, dibawah kepemimpinan Rektor Prof H Masjaya terlihat sangat pesat. Terlebih lagi Unmul yang belum terakreditasi A kini sudah memperoleh akreditasi A atau unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). 

"Banyak capaian lain yang diperoleh Unmul (di era Bapak Rektor Unmul Prof Masjaya). Seperti dari sisi jumlah publikasi, Unmul di atas rata-rata nasional," katanya. 

Untuk ke depannya, Prof Bohari menegaskan Unmul harus terus beradaptasi mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman. Terutama, menyesuaikan program studi (prodi) yang dibutuhkan seperti teknologi informasi. Dan perubahan status Badan Layanan Umum (BLU) oleh Unmul menjadi Berbadan Hukum. Hingga, Unmul menjadi universitas berstandar internasional dalam menunjang Ibu Kota Negara (IKN) yang diharapkan Rektor Unmul Prof Masjaya. 

"Arah ke depannya, semua program studi di Unmul itu berstandar internasional. Sekarang ini, baru dua prodi yang siap yaitu Fisika dan Biologi di FKIP berstandar internasional. Tinggal menunggu assesment dari Jerman. Mudahan tahun ini sudah berjalan," kata Prof Bohari. (myn)