BALIKPAPAN- Pemahaman terhadap lingkungan hidup (LH) perlu ditanamkan sejak dini. Pelajaran muatan lokal yang berkait LH perlu diberikan kepada anak didik. Berkait, Rabu (22/6), UPTD KPHL (Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung) Balikpapan menyelenggarakan Diskusi Kegiatan Pengayaan Konten dan Metode Pelajaran Muatan Lokal Pendidikan Kebersihan dan Lingkungan Hidup (PKLH) di Hotel Four Points by Sheraton Balikpapan.

Kepala Seksi Penilaian Kurikulum SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Atik Sulistyowati mengatakan, sebelum menyusun muatan lokal, harus melihat tiga aspek ini, yaitu potensi daerah, potensi sekolah, dan potensi SDM.

"Proses untuk dapat menjadikan kajian pendidikan lingkungan hidup menjadi mata pelajaran sendiri ini membutuhkan banyak pendukung. Khususnya, SDM pengajar yang berkompeten di bidangnya juga," jelasnya.

Atik menjelaskan, Disdikbud dapat bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Balikpapan untuk menyediakan SDM yang berkompeten.

"Pemerintah dapat bekerja sama dengan DLH dan perusahaan-perusahaan yang mampu memberikan materi-materi pembelajaran akan hal itu ke sekolah-sekolah," terangnya.

Atik menyampaikan, belum ada sekolah jenjang SMA di Balikpapan yang mengusulkan hal tersebut dikarenakan keterbatasan SDM yang dimiliki.

"Sejauh ini, belum ada sekolah dengan jenjang SMA yang mengusulkan muatan lokal ini berdiri sendiri sebagai mata pelajaran terpisah," katanya.

Disdikbud Provinsi Kaltim menyebut sejauh ini muatan lokal berkonsep lingkungan masih diintegrasikan pada mata pelajaran lain yang masih berkaitan. Contohnya mata pelajaran IPA (ilmu pengetahuan alam).

Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Balikpapan Triyuni Astuti mengatakan, untuk jenjang sekolah dasar dan SMP, pihaknya telah membuat muatan lokal lingkungan.

“Kami sudah memberikan muatan lokal untuk tingkat SD dan SMP. Kami ingin memberikan edukasi agar mereka peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Hanya saja, tingkat lanjutannya, SMA/SMK belum berkesinambungan. (ms/k15)

 

AJIE CHANDRA

[email protected]