SENDAWAR–Sebanyak 20 dokter spesialis dan 18 dokter umum yang bertugas di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) Kubar disebut-sebut akan hengkang. Soal tunjangan dokter dan pegawai lainnya yang menjadi alasan, sudah diproses Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Setkab Kubar, sesuai kelas jabatan dan unsur pendukung lainnya.

Namun, ancaman hengkang itu dibantah Direktur RSUD HIS Akbar. “Kalau di RS (RSUD HIS) tidak ada ancaman dokter mau hengkang. Iya… aman ajah... Bukan dokter kami yang mengeluh ke DPRD,” ujarnya kepada media ini, kemarin.

Hingga kini, insentif/tunjangan bagi berstatus pegawai negeri sipil untuk dokter spesialis sebesar Rp 17,5 juta per bulan, sedangkan dokter/gigi Rp 11,7 juta.

Diwartakan kemarin, sejumlah dokter di RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) berencana hengkang alias pindah ke luar daerah. Menyusul, rendahnya penghasilan sementara biaya hidup terus merangkak naik.

Kondisi ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kubar Rita Sinaga. “Sudah ada pembicaraan antara IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kubar dengan Diskes, Badan Kepegawaian Daerah Kubar, dan pihak RSUD HIS,” ungkap Rita.

Terkait ancaman ingin pindah itu, kata dia, akan menjadi atensi khusus Diskes Kubar untuk memperjuangkan hak para dokter. Alasan tingginya biaya hidup di Kubar dan risiko pekerjaan sehingga meminta kenaikan atau tunjangan ditingkatkan. (kri/k8)

 

RUDY SUHARTONO

[email protected]