PENAJAM-Secara nasional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 diikuti 75 partai politik (parpol) sebagaimana terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Namun, jumlah parpol yang mengikuti pemilu di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), seperti yang terdaftar pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU hanya 19 parpol. “Dari jumlah 19 parpol itu ada lima parpol pendatang baru yang ikut pemilu di PPU 2024,” kata Kepala Badan Kesbangpol PPU Agus Dahlan, kemarin.

Ke-19 parpol secara keseluruhan yang ikut pemilu di Bumi Daya Taka PPU itu, sesuai nomor urutannya, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). (lihat grafis)

“Lima parpol pendatang baru, yaitu Partai Gelora Indonesia, Partai Idaman, Partai Nusantara, Partai Ummat, Partai Buruh,” kata Agus Dahlan.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU mengundang sejumlah media cetak dan online dalam sebuah kegiatan bertajuk Rapat Koordinasi Penguatan Kehumasan dan Pengelolaan Media Sosial Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara di sebuah hotel di Lawelawe, Penajam, PPU, kemarin.

Ketua Bawaslu PPU Edwin Irawan kepada wartawan yang menghadiri kegiatan tersebut mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan parpol lama yang turut jadi peserta Pemilu 2019 dan parpol baru yang terdaftar.

Pemetaan yang dilakukan Bawaslu PPU, lanjut mantan wartawan itu, antara lain mendatangi lokasi dengan melakukan klarifikasi anggota parpol dimaksud apakah sesuai Undang-Undang (UU) Pemilu. Namun, ujarnya, semua parpol peserta pemilu di daerah sudah melalui verifikasi KPU Pusat yang selanjutnya sampai ke provinsi, kabupaten dan kota, termasuk peserta Pemilu 2014 di PPU ini. “Hanya yang membedakan dalam proses klarifikasi antara parpol lama dan baru itu adalah untuk parpol lama memeriksa administrasinya, sementara untuk parpol yang baru perlu dicek lagi jumlah pengurus dan lain sebagainya,” kata Edwin Irawan. (far/k15) 

 

ARI ARIEF

[email protected]