SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Sukmawati memperjuangkan hak penyandang disabilitas di Kabupaten Paser. Sebab, selama ini warga mengeluhkan masih minimnya perhatian terhadap penyandang disabilitas dari pemerintah.

Komitmen tersebut disampaikan saat wakil rakyat dapil PPU-Paser ini melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Kaltim Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas kepada masyarakat Tanah Grogot di Gedung PWRI, Sabtu (11/6).

Sukmawati mengatakan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan yang lainnya. Namun, kata dia, masih dipandang sebelah mata hak-haknya. “Itulah perlunya ada sosialisasi ini,” ujar politikus perempuan PAN ini.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak memandang kaum disabilitas sebelah mata. Namun menumbuhkan sikap empati jiwa sosial untuk membantu pemenuhan hak-hak mereka.

“Mungkin jika tidak bisa dengan materi, bisa dengan arahan dukungan nasehat insya Allah mereka sudah bahagia. Termasuk memenuhi hak-hak mereka,” sebut mantan Camat Tanah Grogot ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Forum RT dan warga Tanah Grogot. Dengan pemateri, tokoh masyarakat Tanah Grogot M Masud Leman dan Pemerhati Disabilitas Kaltim Selamat Said Sanib. Hadir pula Lurah Tanah Grogot M Yani.

Dari kegiatan tersebut terungkap bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas di Tana Paser masih minim. Mulai dari pemberdayaan hingga fasilitas yang belum mendukung.

“Kami berharap, Ibu Sukmawati bisa juga memperhatikan para penyandang disabilitas, khusunya di daerah Tanah Grogot,” harap tokoh masyarakat M Masud Leman.

Pemerhati Disabilitas Kaltim Selamat Said Sanib memaparkan, pemenuhan hak disabilitas merujuk pada Perda Kaltim Nomor 1/2018. Menurutnya, salah satu tujuan dari hadirnya perda tersebut untuk mewujudkan penghormatan, pemajuan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia serta kebebasan dasar Penyandang Disabilitas secara penuh dan setara. (adv/hms5/kri)