KUWAIT CITY – Timnas Indonesia punya kans besar untuk menembus putaran final Piala Asia. Sudah lama Indonesia tidak berlaga di ajang sepak bola paling bergengsi di Benua Asia itu. Kali terakhir skuad Garuda tampil di Piala Asia pada 2007. Saat itu Indonesia menjadi tuan rumah bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya. Yakni, Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Kesempatan itu datang jika dini hari nanti Fachruddin Aryanto dkk yang sementara ini berada di posisi kedua klasemen sementara grup A bisa menjinakkan Nepal di Stadion Jaber Al-Ahmad International, Kuwait City. Jika menang, Indonesia punya kans lolos dengan predikat sebagai salah satu tim runner-up terbaik.

Pelatih timnas Shin Tae-yong mengaku tidak mau berbicara soal pertandingan lainnya. Dia ingin skuadnya all-out di laga menentukan melawan Nepal. ’’Yang akan memenangkan pertandingan itu tergantung seberapa siap para pemain ketika bertanding dan siapa yang lebih berhasrat menang,’’ ucapnya.

Bagi STY, yang terpenting adalah menyiapkan tim sebaik mungkin. Berpikir bagaimana caranya menang melawan Nepal. ’’Jika berhasil meraih tiga poin pada laga terakhir, saya yakin kami akan mendapatkan hasil terbaik,’’ tegasnya. Mantan pelatih timnas Korea Selatan itu memastikan akan ada perubahan permainan. Ada empat pemain yang kembali dimainkan dini hari nanti. Yakni, Asnawi Mangkualam, Alfeandra Dewangga, Irfan Jaya, dan Stefano Lilipaly.

Gelandang timnas Marc Klok menuturkan, saat ini fokus utama adalah menang melawan Nepal. Pemain Persib Bandung itu juga ingin rekan-rekannya melupakan kekalahan 0-1 dari Jordania.  Pratama Arhan menambahkan, Shin Tae-yong sudah memberikan materi untuk melawan Nepal. Salah satunya membenahi kelemahan ketika melawan Jordania. ’’Finishing. Kami diminta untuk tidak lagi buang-buang peluang,’’ bebernya. (rid/c17/ali/jpg/riz/k16)