OPERASI Patuh digelar serentak se-Indonesia. Di Kaltim, sandinya Operasi Patuh Mahakam. Dimulai Senin  (13/6) hingga 26 Juni mendatang.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli mengungkapkan, operasi tersebut bertujuan meningkatkan ketertiban, kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. Fokusnya pada kegiatan preemtif dan preventif masyarakat yang berkendara. "Operasi akan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan pihak terkait lainnya. Nantinya petugas ada yang mobile menyasar titik yang berpotensi terjadinya pelanggaran lalu lintas," jelasnya.

Dia berharap, kegiatan yang bergulir selama 14 hari itu bakal mendorong tercapainya tujuan operasi. Terciptanya situasi lalu lintas yang aman dan lancar di lokasi rawan kecelakaan serta titik kemacetan. "Intinya meningkatkan ketertiban, kepatuhan serta kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas," tegasnya.

Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Creato Sonitehe Gulo menerangkan, ada tujuh prioritas penindakan terhadap pelanggaran berlalu lintas. Di antaranya, larangan penggunaan handphone saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang. Kemudian tidak menggunakan helm berstandar untuk kendaraan roda dua dan safety belt pada kendaraan roda empat ke atas.

"Termasuk mengemudi dalam keadaan mabuk, melawan arus, dan berkendara melebihi batas kecepatan," kuncinya. (dra/k8)

 

ASEP SAIFI ARIFIAN

@asepsaifi