SAMARINDA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan KKN 48 2022, Selasa (31/5). Rakor digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan luring bertempat di Ruang Video Conference, Gedung Unmul HUB, Lantai 3, Universitas Mulawarman. Hadir para panitia pelaksanaan KKN 48 serta kepala DPMP se-Kaltim.

Ketua LP2M Universitas Mulawarman Anton Rahmadi, STP MSc PhD mengatakan bahwa dalam tiga tahun terakhir, KKN Universitas Mulawarman itu memang spesial. “Terhitung mulai 2020, 2021, lanjut ke 2022, tidak ada yang sama di tiga tahun itu, sehingga kita mencoba satu pola yang terbaik untuk masing-masing tahun,” terang Anton.

Dia melanjutkan pada KKN 2020, dilaksanakan secara full daring. Kemudian 2021 dilakukan KKN terbatas. Boleh bergerak di sekitar kabupaten atau kecamatan di kediaman, namun ketika pandemi semakin memburuk, pada akhir tahun, program diubah dengan menarik seluruh mahasiswa KKN, dan menjadi full daring. “Jadi sebagian luring, dan pertengahan periode menjadi daring,” ucap Anton.
Anton pun berharap semoga di tahun ini, bisa meluncurkan kembali mahasiswa kita ke wilayah pedalaman di Kaltim.

Ketua Panitia Pelaksanaan KKN 48 2022 Dr Muhammad Arifin, MHum menjelaskan tentang pemantapan persiapan pelaksanaan pembekalan KKN 48 tahun 2022. Selain itu menyampaikan informasi mengenai mahasiswa KKN baik yang reguler atau tematik. Misalnya ada beberapa kelompok yang pindah karena akses yang sulit, sehingga meminta mahasiswa untuk memilih sendiri namun lokasi KKN tetap di luar Samarinda.
“Selanjutnya upacara serah terima mahasiswa untuk terjun ke masyarakat pada 22 Juni, dan keberangkatan ke masing-masing kabupaten pad 28 Juni,” ucap Arifin. Sebelumnya, lanjut Arifin akan ada lima kali pembekalan. (*)