LOKASIkebakaran di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 2, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, sudah dipasang patok oleh Pemkot Samarinda. Para korban kebakaran dilarang membangun bangunan di wilayah tersebut, kecuali mereka mendapat izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pejabat Fungsional Penata Bangunan Dinas PUPR Samarinda Juliansyah Agus mengungkapkan, kebakaran hebat yang terjadi pekan lalu setidaknya melahap 18 bangunan. Memberikan dampak kepada 100 kepala keluarga (KK) dengan total 400 jiwa. "Karena mengacu aturan baru, apabila mereka membangun artinya bangun baru, mereka terikat dengan peraturan yang ada (peraturan baru)," jelasnya.

Berdasarkan aturan baru, di antaranya apabila membangun mereka harus mempunyai PBG. Tidak boleh mendirikan bangunan di atas sungai maupun di atas garis sempadan sungai. "Kami hanya melakukan pemasangan plang tersebut, sesuai dengan peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku," tegasnya.

Disinggung soal luasan yang dilarang mendirikan bangunan, tidak diukur. Pemasangan pelang pun sempat diwarnai dengan keberatan dari beberapa warga. Namun, demi meminimalisasi terjadinya gesekan, mereka bergerak cepat. "Kami hanya menjalankan tugas, pemasangan pelang tadi (kemarin) bersama lurah, TNI, Polri, dan ketua rukun tetangga setempat," pungkasnya. (dra/k8)

 

ASEP SAIFI ARIFIAN

@asepsaifi