Penindakan terhadap pelanggaran Perda 16/2002 tentang Penertiban dan Penanggulangan Pengemis, Gelandangan, dan Anak Jalanan di Samarinda terus dilakukan.

 

SAMARINDA–Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda setidaknya sudah ada 25 kostum badut yang diamankan karena beroperasi di jalan umum. Namun, kostum yang sempat disita itu dikembalikan ke pemiliknya.

Kabid Trantibum Satpol PP Samarinda Ismail menyebut, ada tiga kostum badut lagi yang terpaksa harus disita. Pasalnya, tertangkap sedang meminta-minta dengan belas kasihan. Sehingga kostum yang menjadi alat peraga meminta-minta pun disita. "Setelah disita kami proses ke perundangan. Kemungkinan akan ditahan selama seminggu baru dikembalikan ke pemiliknya," ungkap dia.

Disinggung soal potensi kembali beroperasi di jalan dan mengganggu ketertiban, Ismail menyebut potensi tersebut ada. Namun, mereka tidak bisa melakukan penindakan lain karena memang berdasarkan aturan harus dikembalikan ketika prosesnya selesai.

"Ya faktanya mereka kembali lagi, meski kemarin sudah disanksi dan disidang. Seperti tidak ada efek jera," imbuhnya.

Demi mereka tak lagi kembali ke jalanan dan meminta-minta dengan modus menggunakan pakaian badut tokoh kartun, lanjut Ismail, mereka berencana mendorong untuk revisi Perda 16/2002. Satpol PP bakal berkonsultasi dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk melakukan revisi pada perda badut.

"Tidak hanya sanksi penyitaan dan denda, harapan kami juga ada sanksi pemusnahan alat peraganya yang tertangkap. Karena selama ini disita dan dikembalikan," paparnya. Bahkan, pekan lalu seorang pemilik belasan kostum badut telah menjalani proses persidangan. Hakim pun memutuskan pelaku membayar denda Rp 300 ribu, dan seluruh alat peraga dikembalikan. "Sanksinya tergolong ringan, mengingat dalam sehari berdasarkan pemeriksaan penyidik, seorang badut bisa memperoleh hingga Rp 500 ribu," sambungnya.

Namun, dia menegaskan Satpol PP terus memantau lokasi-lokasi yang dijadikan tempat beroperasinya badut. "Kalau ada informasi kami akan langsung tindak. Seperti hari ini (kemarin), melakukan pengamanan terhadap tiga badut yang beroperasi di Samarinda Seberang. Walau sempat lari tapi berhasil kami tangkap dan kostumnya disita," pungkasnya. (dra/k8)

 

ASEP SAIFI ARIFIAN

@asepsaifi