SAMARINDA - Pengelola Program Pascasarjana (Pps), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Universitas Mulawarman (UNMUL) melalui Lembaga Peneltian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M).

Ketua LP2M UNMUL, Anton Rahmadi, Ph.D menyambut kedatangan rombongan Program Doktor ULM yang terdiri dari Program Doktor Ilmu Pertanian, Doktor Studi Pembangunan, Doktor Ilmu Hukum, Doktor Ilmu Lingkungan dan Doktor Ilmu Kedokteran, Senin, (30/05) di Ruang Lecture Theater, Gedung Integrated Laboratory, Kampus Gunung Kelua, UNMUL.

Diawal sambutannya, Ketua LP2M menegaskan betapa pentingnya perlu membangun sinergi dan kekuatan tersendiri diantara perguruan tinggi yang berada di wilayah pulau Kalimantan. 

“Mengapa demikian, karena dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang dalam tanda kutip akan ada faktor kompetisi tingkat nasional dan internasional,” ujarnya dikutip dari Unmul.ac.id.

Tantangan tersebut diakuinya, harus disikapi dengan cara yang baik serta elegan. Meski begitu, salah satu kendala saat ini yakni adanya keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki. Sebab demikian, urainya, potensi para akademisi perlu dimaksimalkan untuk menjangkau wilayah pulau Kalimantan. 

Salah satu solusi menurut pengajar di Fakultas Pertanian UNMUL ini adalah, beberapa perguruan tinggi di pulau Kalimantan dan sekitarnya, khususnya di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) perlu untuk merapatkan barisan dan bersama menjalin silaturahim yang ujungnya terwujud kesepakatan dalam sebuah kerjasama kolaborasi di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Khususnya pada aspek pengambilan kebijakan yang berorientasi pada pembangunan IKN berwawasan aspiratif dan konstruktif dengan melibatkan para ahli dibidang masing – masing yang ada di UNMUL maupun ULM. Mari bersama berkolaborasi dan memberikan sumbangsih terbaik untuk Indonesia dan diranah terdekat kita adalah mendukung pembangunan IKN,” katanya.

Atas dasar hal tersebut, UNMUL jelasnya, siap untuk bekerjasama, membuka diri, dan berakselerasi untuk kegiatan – kegiatan akademik di sekitar pembangunan IKN. Diakhir sambutannya, sebagai pengelola LP2M, ia berharap ke depan UNMUL dan ULM kelak dapat membuat sebuah proposal besar kolaborasi untuk mendukung pembangunan IKN.  

Pada kuliah tamu yang juga dihadiri peserta dalam sambungan video conference itu, Wakil Direktur Bidang Akademik, Pps ULM, Prof. Agung Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D menyampaikan, UNMUL saat ini menjadi PTN prioritas karena letak geografis yang berdekatan dengan pusat IKN, dengan demikian akan mengundang beberapa Perguruan Tinggi lain untuk bekerjasama.

“Karena tantangan kita bersama saat ini cukup besar, dan tidak mungkin dihadapi masing – masing. Misalkan dalam hal ketahanan pangan dan lainnya. Kolaborasi harus terjalin dengan kuat. Kami pun dalam kesempatan ini mengundang civitas akademika UNMUL untuk berkunjung ke ULM,” sebut Profesor termuda di ULM itu.

Sementara dalam sosialisasi program Pascasarjana, berdasarkan visi yang diusung Pascasarjana ULM yaitu menjadi terkemuka dalam bidang lingkungan tanah basah pada tahun 2027. “Saat ini kami didukung oleh lebih dari 200 Doktor dan 65 Profesor yang tersebar pada 28 Prodi, 24 Magister dan 5 Doktor multidisiplin dan monodisiplin,” paparnya.

Di sesi kuliah tamu, secara bergantian para dosen pengelola Pps ULM menyampaikan beberapa materi diantaranya, Peningkatan Nilai Tambah Bahan Alam Melalui Optimasi dan Standarisasi Proses dan Mutu Produk oleh Prof. Ir. Agung Nugroho, S.TP., M.Sc. Ph.D.

Selain itu adapula paparan seputar Penyalahgunaan Perizinan Perkebunan Sawit dalam Perspektif Tindak Pidana Korupsi dikemukakan oleh Sekretaris Prodi S3 Hukum PPs ULM, Dr. Mispansyah, S.H.,M.H.