SAMARINDA - Diduga mengidap gangguan jiwa, seorang pria lanjut usia diamankan polisi usai menebar teror meminta uang di sejumlah Masjid dan Langgar di Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (31/5/2022). 

Teror dilakukan pelaku dengan membuang surat kaleng berisi permintaan uang masjid dan langgar yang harus disiapkan panitia atau pengurus. Aksi dilakukan di Masjid Al Istiqomah di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan dan di Masjid Al Mizan, Kecamatan Loa Kulu. 

Pengurus masjid diminta menyiapkan uang mulai tanggal 30 Mei 2022 ini sampai 1 Juni 2022. Bila tidak dipenuhi, maka ada dibunuh. Disebut juga nama-nama Jendral Nurdin Balikpapan dan Abu Bakar dalam surat teror pelaku. 

 

Berikut isi surat tersebut : 

 

Siapkan uang masjid/langgar dari tanggal 30, aku akan mengambil berapa ada keluarkan. Siapkan di atas mimbar dan pintu masjid tidak lagi dikunci. Kalau tidak siap salah satu panitia ada yang akan ku bunuh. Aku urang paling kejam dan aku bisa menjadi urang yang paling baik.

 Grup kami ada 3.800 pimpinan Jinral Nurdin Balikpapan di bawah kekuasaan Abu Bakar. Tanggal 1 sudah ada, karena ini seratus masjid/langgar Samarinda, Tenggarong, Balikpapan," tulis si peneror dalam suratnya.

Atas kejadian ini, pengurus Masjid pun melapor ke Polsek Loa Kulu. Pelaku teror sempat terekam kamera CCTV. Polisi pun melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk pelaku. 

Video penangkapan pelaku teror Masjid dan Langgar tersebar di media sosial. Dalam akun pribadi "Pak Bhabin Loakulukota" masyarat diimbau tetap tenang atas teror Masjid dan langgar ini. 

 

"Assalamualaikum Wr Wb.. 

Di sampai kan kepada warga LOA KULU jangan terlalu panik dan selalu tetap waspada. 

Alhamdulillah yang bersangkutan sudah berhasil di amankan oleh pihak Kepolisian," dalam tulisan akun tersebut.

Terdapat dialog juga pelaku diberi pertanyaan apakah yang bersangkutan mengantongi surat kuning (khusus pengidap gangguan jiwa) dari rumah sakit jiwa Atma Husada atau rumah sakit lain di Samarinda. (Myn)