SAMARINDA - Kebakaran terjadi dua lokasi di kota Samarinda menghanguskan 21 bangunan, Kamis (26/5/2022). Pertama kebakaran terjadi  di Jalan S Parman, Gang 4, RT 25 dan 28, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, menghanguskan 13 bangunan pada pukul 10.50 wita. 

Kemudian, kebakaran terjadi lagi di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT 02, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, menghanguskan 18 bangunan. 

Ketua Relawan ITS Joko Iswanto menjelaskan bangunan yang terbakar di Jl S Parman yang berada di RT 25 terdiri 1 rumah tunggal dan 1 kos 5 pintu. Kemudian, di RT 28 terdapat 9 rumah tunggal dan 2 bangsal 7 pintu yang terbakar. 

Pendataan sementara ada 18 Kepala Keluarga atau 75 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran di Jl S Parman. 

"Kebakaran di Jl S Parman sempat sulit dipadamkan dikarenakan petugas alami kendala di lapangan yaitu akses jalan sempit, warga yang banyak menonton dan angin cukup kencang. Kebakaran dapat dipadamkan pada pukul 12.30 wita," katanya. 

Ada 14 unit tanki fire truck Disdamkar dan PMK swasta serta 25 mesin portable relawan dikerahkan untuk memadamkan api di Jl S Parman. Dan terdapat 2 warga alami luka dan 2 warga pingsan. Api yang cepat membesar dalam kebakaran ini saat kejadian membuat warga panik. 

"Untuk unsur di lapangan yang memadamkan api yaitu relawan Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, Tim Medis Emergency Medical Team-ITS, PMI, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Polsek Sungai Pinang," ujarnya. 

Dugaan sementara, kebakaran di Jl S Parman asal api berkobar dari salah satu rumah di RT 28 akibat konsleting listrik, namun untuk memastikannya masih dalam penyelidikan Polsek Sungai Pinang.

Sementara itu, kebakaran di Jl Cipto Mangunkusumo membuat 100 Kepala Keluarga atau 400 jiwa kehilangan tempat tinggal. (myn)