MATAHARIbaru mulai beranjak, namun sirene truk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama belasan unsur relawan bersahutan (25/5), menuju Jalan P Suryanata, RT 26, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu.

Saat masyarakat baru hendak beraktivitas, sekitar pukul 05.50 Wita, api muncul dari salah satu bangunan yang berada tepat di jalan utama. Warga yang melihat adanya kemunculan api pun langsung dibuat panik. Berusaha memadamkan dengan alat seadanya. Sayang, api cepat berkobar, dan membuat beberapa bangunan hangus. Dari catatan Disdamkar dan Penyelamatan, ada enam bangunan, lima di antaranya tempat usaha, sedangkan satu rumah tinggal.

Tercatat tiga tempat usaha sembako, bengkel, dan satu rumah makan. “Api cepat besar, tapi enggak tahu juga dari mana asal apinya,” ungkap warga sekitar. “Karena begitu lihat sudah asap tebal aja keluar dari sela-sela bangunan, setelahnya muncul api,” sambungnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Samarinda Hendra AH mengungkapkan, posko terdekat langsung diluncurkan begitu mendapat informasi kala si jago merah mengamuk, dibantu relawan serta PMK swasta. "Dari data kami memang ada enam bangunan terbakar. Itu ada warung kelontong, rumah makan, bengkel, dan satu rumah tunggal," jelasnya. Informasi asal api, lanjut dia, dari salah satu warung sembako di lokasi tersebut. "Masih dugaan ya, kemungkinan karena korsleting listrik, muncul api dan menjalar ke bangunan lainnya,” tegas dia. Cepatnya api menjalar karena di antaranya bermaterialkan kayu dan posisinya berimpitan. (dra/k8)