BALIKPAPAN-Jenazah J (22), pekerja yang jadi korban kebakaran di kawasan Kilang Pertamina Balikpapan, sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Medan, Sumut.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo, Senin (16/5).

“Setelah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara, jenazah langsung diterbangkan ke kampung halamannya di Medan, Sumut,” kata Yusuf.

Sementara tiga pekerja lain, yang mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan, disebut Yusuf masih menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan (RSPB).

“Dua pekerja lain, yang mengalami luka ringan kemungkinan sudah boleh meninggalkan RS dan menjalani rawat jalan,” katanya.

Yusuf menambahkan, pihak kepolisian juga akan segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui sebab utama kebakaran yang terjadi Ahad (15/5) pagi tersebut.

Tim Laboratorium Forensik dari Surabaya, Jatim, dijadwalkan tiba di Balikpapan pada Selasa (17/5) untuk melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran.

“Iya besok tim Labfor tiba dan akan mulai bekerja. Semoga bisa berjalan lancar dan dapat diketahui penyebab kebakaran ini,” ujar Yusuf.

Diberitakan sebelumnya, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balikpapan, Ely Chandra, mengatakan korban luka bakar diketahui mengalami luka 10 hingga 20 persen.

Ely membeberkan,  api pertama kali muncul di area plant 5 yakni Unit Hydro Skimming Complex. Lokasi tersebut merupakan tempat mengolah bahan baku gasoline.

Kobaran api menurutnya baru berhasil dikendalikan tim pemadam sekitar pukul 11.31 Wita. “Saat ini tim internal terus melakukan upaya recovery agar segera kembali beroperasi maksimal. Alih suplai sedang disiapkan, berkoordinasi dengan Pertamina Group untuk memastikan tidak adanya gangguan dalam suplai BBM kepada masyarakat,” kata Ely.

Diketahui, satu pekerja tewas dan lima lainnya luka-luka setelah Kilang Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur terbakar, Ahad (15/5/) pukul 11.00 Wita. Belum diketahui penyebab kebakaran kilang minyak Pertamina tersebut. (hul)