Seratusan anggota DPW dan DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) se-Kaltim batal menggelar aksi di Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (15/5). 

 

PENAJAM-Rencana aksi di objek vital nasional (obvitnas) itu semula direncanakan untuk tempat menyuarakan aspirasi petani kelapa sawit yang mengalami kerugian, menyusul larangan ekspor minyak mentah atau crude palm oil (CPO) beserta produk turunannya oleh pemerintah yang berlaku 28 April 2022.

“Pembatalan aksi mengikuti arahan pengurus DPW Apkasindo Kaltim, dan menunggu respons pemerintah setelah DPP Apkasindo menggelar aksi di dua tempat di Jakarta, Selasa, 17 Mei 2022. Pertama, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jalan Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat. Kedua, Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara , Jakarta Pusat,” kata Akhmad Indradi, koordinator lapangan (korlap) Aksi Damai Petani  Titik Nol IKN 15 Mei 2022, kemarin.

Ia menunggu respons positif pemerintah terhadap aksi yang digelar DPP Apkasindo di Jakarta itu. Dikatakannya, ada sejumlah tuntutan, yaitu minta pemerintah ambil kebijakan terhadap turunnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di 22 provinsi di Indonesia. Kemudian, minta pemerintah agar meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk minyak goreng serta bahan bakunya, dan minta pemerintah agar melindungi 2 juta petani kelapa sawit yang terancam turun pendapatannya sebesar 75 persen akibat kebijakan larangan ekspor kelapa sawit.

“Di PPU lihat perkembangan kebijakan pemerintah dari hasil aksi di Jakarta. Kalau tidak bakal kami tindak lanjuti dengan aksi di Titik Nol IKN Nusantara. Titik Nol IKN simbol representasi dari pemerintah pusat. Titik Nol IKN kami pilih karena kami mau menyampaikan pesan ditujukan ke pemerintah pusat, bukan ke pejabat daerah. Tuntutan kami adalah pencabutan pelarangan ekspor CPO, kebijakan ini dibuat dan hanya bisa dibatalkan pemerintah pusat. Bukan oleh gubernur, bupati atau dewan,” ujarnya.

Pembatalan aksi di Titik Nol IKN Nusantara, kata dia, sudah diberitahukan ke Polres PPU melalui surat bernomor 025/Istimewa/DPW-Apkasindo/V/2022 tertanggal 14 Mei 2022. Surat ditandatangani Plt Ketua DPW Apkasindo Kaltim Betman Siahaan dan Sekretaris M Fitriansyah Mubarak itu memberitahukan, aksi dibatalkan dan menunggu respons pemerintah setelah aksi serentak DPP Apkasindo 17 Mei 2022, besok. Ia menegaskan, pembatalan aksi bukan akibat Titik Nol IKN Nusantara sedang ditutup untuk kunjungan publik selama tiga hari mulai 14-16 Mei 2022, dan untuk memberi kesempatan kepada pengelola melakukan perawatan dan kebersihan area lokasi Titik Nol. (far/k15)

 

 

ARI ARIEF

[email protected]