SAMARINDA - Buronan kasus narkotika, Samsul Fajri alias Ancu usia 27 tahun, berhasil dibekuk oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur di Gang Rukun, Samarinda Seberang sekitar pukul 21.30 Wita, Kamis 12 Mei 2022.

Penangkapan buronan ini dilakukan Kejati bersama Kepolisian Resort Kota Samarinda dan Polsek Samarinda Seberang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kaltim Toni Yuswanto mengatakan terdakwa Syamsul Fajri merupakan terpidana kasus narkotika dan tahanan Pengadilan Negeri Samarinda.

Syamsul Fajri buron setelah melarikan diri saat akan menjalani sidang atas perkara pada Selasa lalu 10 Desember 2019 silam di Pengadilan Negeri Samarinda. 

"terdakwa melarikan diri saat akan menjalani sidang di ruang Prof Dr Soebekti di Pengadilan Negeri Samarinda, dengan agenda pembacaan tuntutan," jelasnya. 

Pengadilan Negeri Samarinda, dikatakan Toni, menjatuhkan vonis terhadap Syamsul Fajri dengan vonis pidana penjara 10 tahun dan pidana denda Rp 1 miliar sunsidair pidana 6 bulan.

Saat penangkapan terpidana Syamsul Fajri, petugas menyita barang bukti berupa 1 buah tas pinggang yang berisi 1 timbangan digital, 1 buah sedotan plastik, 1 plastik bening, 1 buah buku rekapan hasil penjualan.

Selain itu, barang bukti yang dirampas dan dimusnahkan adalah 1 unit HP dan uang hasil penjualan narkotika jenis sabu sebanyak Rp 1.070.000.

"Jumat tanggal 13 Mei 2022, Tim Tabur Kejaksaan Negeri Samarinda bersama Tim Tabur Kejati Kaltim telah menyerahkan terpidana kepada Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Samarinda, ini dalam rangka menyiapkan kelengkapan berkas guna pelaksanaan eksekusi terhadap terdakwa," kata Toni Yuswanto.