SAMARINDA - Setelah dua tahun terakhir pandemi Covid-19, umat Islam kini semakin leluasa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dan hari ini merayakan hari raya Idul Fitri, Senin (2/4/2022). 

Masyarakat diperbolehkan mudik ke kampung halaman. Sholat Idul Fitri hari ini kini lebih ramai diikuti oleh warga setelah pemerintah melonggarkan aturan protokol kesehatan. 

Seperti di Masjid Ukhuwah Jl Bina Cipta Muara Badak Ulu Kabupaten Kutai Kartanegara, jumlah jamaah cukup membludak untuk sholat ied dibanding tahun sebelumnya. Jamaah sholat Ied sebagian besar bebas dengan tak lagi mengenakan masker. 

Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dalam sambutannya dibacakan menjelaskan dirinya berharap setelah menjalankan ibadah selama sebulan penuh Ramadhan, dapat melahirkan muslim yang lebih sabar dan tawakal. 

"Muslim yang tangguh, disiplin, etos kerja, empati serta memiliki kepekaan yang tinggi," kata Bupati Kukar dalam sambutannya dibacakan di Masjid Ukhuwah. 

Dijelaskan Edi Damansyah, Pemerintah Kabupaten Kukar bersama TNI Polri serta seluruh pemangku kepentingan terus berupaya melindungi masyarakat dari pandemi Covid-19. 

Saat ini, di Kukar terus upaya membentuk kelompok herd immunity sebesar 75 persen dengan program vaksinasi Covid-19. Sebanyak 595.495 orang atau 92,8 persen warga Kukar yang telah vaksin tahap I dan sebanyak 14.010.749 orang atau 74,9 persen warga Kukar mengikuti vaksin tahap II serta sebanyak 77.719 orang atau 14,2 persen warga Kukar mengikuti vaksin dosis III. 

Sementara itu, penceramah di Masjid Ukhuwah Islamiyah Muara Badak Kukar menyampaikan bahwa hari raya Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam. Namun, tak semua orang mendapat kemenangan tersebut. 

Salah satu yang memperoleh kemenangan hari Raya Idul Fitri adalah golongan yang tak menyia-nyiakan bulan suci Ramadhan untuk beribadah dan berkesempatan bertobat dengan melawan hawa nafsu. 

"Semoga Allah berkenaan mendatangkan mu (bulan Ramadhan) kembali, menyapa kami di tahun mendatang, menyaksikan keseriusan kami mencari Ridho Allah SWT, memberikan kesempatan kami bertobat yang lebih baik dan terbaik dibanding bulan Ramadhan," jelas penceramah. (myn)