Bangunan area taman pada trotoar Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Samarinda Kota, dibongkar karena salah desain, Jumat (29/4). Kini, Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda tengah merampungkan desain baru.

SAMARINDA–Kabid Bina Marga Dinas PUPR Samarinda Budy Santoso menerangkan bahwa perubahan dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas trotoar saat car free day yang biasanya digelar akhir pekan. Sehingga posisi rencana pot bunga dipindah, agar lebih aman buat pengguna jalan.

“Bergeser ke sisi dalam, lebar area pejalan kaki berkurang 0,5 meter dari kondisi eksisting menjadi sekitar 3 meter,” ucapnya, Jumat (29/4).

Dia menerangkan perubahan ini tidak akan mengganggu waktu penyelesaian pekerjaan yakni terjadwal sekitar 120 hari kalender, atau sekitar Juni mendatang. Pihaknya masih melakukan simulasi revisi desain, target setelah Idulfitri selesai. “Pelaksanaan dihentikan sementara menunggu perubahan dan penyelesaian simulasi,” singkatnya.

Sebagai informasi pemkot menggelontorkan anggaran Rp 4,8 miliar dalam proyek rehabilitasi trotoar dan median Jalan Kusuma Bangsa, melanjutkan pembangunan yang sudah dilaksanakan pada 2019. Target penyelesaian yakni dua sisi jala, dengan Panjang masing-masing 316 meter di sisi depan GOR Segiri, serta 618 meter di depan perkantoran dinas.

Dengan anggaran tersebut juga trotoar akan dilengkapi dengan taman, lampu panel surya, kursi, penutup manhole untuk perawatan drainase, serta bollard dan tactile (ubin penunjuk arah untuk disabilitas).

Sementara itu, pada sistem drainase di bawah trotoar, hanya dilakukan pembersihan karena kondisi saat ini dipenuhi sedimentasi. Bagi trotoar yang patah akan diganti. (kri/k8)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46