TACTICIAN Manchester City Pep Guardiola pernah mengatakan: ’’Klubnya (Carlo Ancelotti, Red) selalu mengalahkan klubku”. Ucapan Pep tersebut sudah lama tidak pernah terbukti. Apalagi, saat Carletto –sapaan akrab Ancelotti—bereuni dengan Pep di Premier League bersama Everton antara 2019 sampai 2021.

Dalam rentang waktu itu, Pep selalu memenangi pertemuannya dengan Carletto baik di ajang Premier League maupun Piala FA. Bahkan, Sang Filsuf --julukan Pep— begitu perkasa di hadapan Ancelotti seiring hanya kemasukan dua gol dan membobol gawang Everton sebanyak 12 kali dari empat pertemuan.

Tetapi, cerita memang berbeda ketika Pep berhadapan dengan Carletto dalam ajang Eropa. Dalam semifinal Liga Champions 2013–2014, Pep yang masih menangani Bayern Munchen tak berkutik di hadapan Ancelotti dalam periode pertamanya bersama Real. Bayern tidak mampu mencetak sebiji gol pun ke gawang Real dalam dua leg.

Saat pre-match press conference di Etihad Campus (markas latihan City) tadi malam pun, Pep mengaku Real bersama Carletto melakukan banyak perubahan. Tidak sama dengan Real bersama Zinedine Zidane yang dikalahkan oleh City dalam babak 16 besar Liga Champions musim lalu.

”Aku rasa Ancelotti membawa hasil yang bagus di Real Madrid dan dia bakal sulit dikalahkan dalam ajang Eropa,” kata Pep kepada Manchester Evening News. (ren/dns)