VILLARREAL – Gerard Moreno memang tercatat sebagai pilar Villarreal CF ketika memenangi Liga Europa musim lalu. Itulah trofi Eropa pertama mereka. Semakin memorable lantaran di final mereka mengalahkan Manchester United yang jauh lebih difavoritkan.

Tetapi, striker 29 tahun itu tetap dongkol. Sebab, prestasi maksimal di Liga Europa ternyata sering dianggap tak sebanding dengan yang dilakukan Villarreal musim 2005–2006. Kala itu Kapal Selam Kuning –julukan Villarreal– mampu menjejak semifinal Liga Champions. Itu adalah laju terjauh Villarreal sepanjang partisipasi di ajang antarklub Eropa paling elite tersebut.

Kans Villarreal mengulanginya bisa terjadi musim ini. Langkah awal hadir dini hari nanti saat menghadapi Bayern Munchen pada first leg perempat final Liga Champions (siaran langsung Vidio pukul 02.00 WIB). Bayern memang diunggulkan. Tetapi, tim asuhan Unai Emery itu juga pede pasca menyingkirkan Juventus. Agregatnya juga sangat mencolok, 4-1.

”Tiga tim La Liga di perempat final Liga Champions adalah sesuatu yang harus dibanggakan. Bukti bahwa kompetisi kami salah satu yang terbaik. Target berikutnya (semifinal, Red) tidak mustahil kami raih terlepas siapa pun lawannya,” ujar Gerard  Moreno seperti dilansir Football Espana.

Apalagi, striker Spanyol itu ingin membuktikan bahwa dirinya layak menyandang predikat salah satu striker terbaik Villarreal. Sebab, mengacu pada kesuksesan Villarreal 16 tahun silam, mereka diperkuat Diego Forlan yang hingga kini disebut sebagai yang terbaik. Meski hanya bermain tiga musim, striker Uruguay berjuluk Cachavacha itu mampu mencetak 58 gol dan 4 umpan gol dalam 125 laga di semua ajang.

Padahal, secara performa, Gerard lebih baik daripada mantan striker Manchester United, Atletico Madrid, dan Inter Milan tersebut. Dalam tiga musim terakhir, termasuk musim ini, nominal yang dibukukan Gerard sudah menyentuh 62 gol dan 21 umpan gol dalam 105 pertandingan di semua ajang.

”Sensasi dan kontribusi Gerard terhadap tim ini sangat hebat. Kehadirannya selalu dinanti,” papar Emery kepada Marca.

Laga dini hari nanti kembali mengingatkan duel bek Villarreal Pau Tores dengan striker Bayern Robert Lewandowski. Pau masih ingat sengitnya duel dirinya dengan Lewandowski saat keduanya bentrok di pentas Euro 2020. Tapi, Lewandowski akhirnya memenangi duel. Dia berhasil mencetak gol ke gawang Spanyol yang membuat Polandia bisa menyamakan skor menjadi 1-1. Hasil seri tersebut menjadi satu-satunya poin yang diperoleh Polandia di fase grup Euro 2020.

”Dia (Lewandowski) adalah striker sangat lengkap yang saya hadapi di kejuaraan Eropa ketika kami bermain melawan Polandia,” kata Pau kepada Marca. ”Dia berbeda dari (Karim) Benzema. Dia bermain secara berbeda. Dia ancaman gol yang nyata. Tampaknya dia tidak terlibat, tetapi dia ada dalam setiap aksi permainan,” ingatnya. (io/c19/bas)

 

Perkiraan Pemain

Villarreal CF (4-4-1-1): 13-Rulli (g); 25-Aurier, 3-Albiol (c), 4-Pau, 12-Estupinan; 11-Chukwueze, 6-Capoue, 5-Parejo, 14-Trigueros; 17-Lo Celso; 7-Gerard

Pelatih: Unai Emery

 

Bayern Munchen (4-2-3-1): 1-Neuer (c); 5-Pavard, 4-Sule, 2-Upamecano, 21-Hernandez; 6-Kimmich, 8-Goretzka; 11-Coman, 25-Muller, 10-Sane; 9-Lewandowski

Pelatih: Julian Nagelsmann

 

Wasit: Anthony Taylor (Inggris)

Stadion: Estadio de la Ceramica, Villarreal

Siaran langsung: Vidio pukul 02.00 WIB

 

Asian Handicap: 1:0