SAMPAI tadi malam WIB (5/4), entrenador Carlo Ancelotti tidak terlihat dalam skuad Real Madrid yang baru landing di London. Laporan media-media Spanyol menyebut, Ancelotti masih menunggu hasil negatif tes Covid-19 sehingga bisa bereuni dengan klub pertama yang pernah dia tangani di Inggris, Chelsea.

Seandainya absen, putranya sekaligus asisten pelatih Davide Ancelotti atau pelatih kiper Luis Llopis yang semestinya menggantikan peran Carletto –sapaan akrab Carlo Ancelotti – di bench.

Tetapi, ada opsi lain untuk menggantikan peran Ancelotti di Stamford Bridge dini hari nanti (7/4). Yaitu, gelandang senior Luka Modric. Menilik sorotan kamera dalam program The Day After, kapten timnas Kroasia itu terlihat aktif memberikan instruksi kepada rekan setimnya sesaat setelah dia ditarik keluar dalam laga melawan Celta Vigo (2/4).

Pasca digantikan oleh Federico Valverde pada menit ke-74, Modric memang bertindak selayaknya pelatih. ’’Nacho, Nacho, masuklah,’’ perintahnya kepada bek Real tersebut. ’’Nacho, ayo kamu pemanasan,” begitu Modric mengulang perintahnya tidak lama berselang. Nacho kemudian memang masuk menggantikan Eder Militao yang tidak segera bangkit setelah dilanggar salah satu pemain Celta.

Modric juga berperilaku seperti pelatih kala memberikan pujian kepada rekan-rekannya setelah kemenangan 2-1 Real atas Celta. ”Seperti ini, seperti ini lho, beginilah caranya Real Madrid bisa menang,’’ ungkapnya lewat gestur kepada rekan setimnya.

Yang terjadi dengan Modric sepertinya sesuai dengan ucapannya kepada La Gazzetta dello Sport dua musim lalu. Yaitu, keinginan untuk mengambil lisensi kepelatihan. ”Aku ingin mengakhiri karierku di Real. Namun, itu semua bergantung dengan klub. Setelah dua musim ke depan, mari kita lihat karena aku akan mengikuti kursus kepelatihan,” tutur Modric kala itu. (ren/c17/dns)