Perlunya pembangunan Pasar Kemuning yang lebih representatif, sudah pernah digaungkan anggota DPRD Samarinda dari daerah pemilihan (Dapil) III Kecamatan Sungai Kunjang sejak 2014 kepada pemkot. Namun, imbas keterbatasan anggaran kala itu membuat permohonan tersebut tidak kunjung terealisasi.

 

SAMARINDA-Ketua Komisi II DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin menuturkan, dia yang berada di dapil III telah lama menyampaikan bahwa Pasar Kemuning yang ada perlu diperluas.

Hal itu melihat semakin banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan. "Bahkan tidak sedikit pedagang dari dalam pasar beralih keluar, karena tidak laku (jualan di dalam)," ucapnya.

Dia menyebut, permintaan pembangunan pasar telah disampaikan ke kepala Dinas Pasar Samarinda, bahkan ketika menanyakan ketersediaan lahan, juga sudah disampaikan lokasi potensial. Namun, kala itu tidak kunjung dibangun karena keuangan daerah seret. "Sempat dijanjikan akan dibangun dengan anggaran pusat. Tetapi tidak jadi. Makanya sampai saat ini belum ada pembangunan," singkatnya. Dia siap mendukung rencana pemkot yang akan membangun Pasar Kemuning. Sebab, dengan bangunan yang lebih representatif, diharapkan pedagang tepi jalan bisa kembali ke dalam pasar.

"Kalau mau ditata tentu harus ada lokasi yang baik dulu untuk relokasi. Kami dukung agar penataan kota khususnya di Kecamatan Sungai Kunjang semakin baik dan bebas macet," tegasnya.

Sebelumnya, hasil inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota Samarinda Andi Harun ke Jalan Kemuning, Kecamatan Sungai Kunjang, turut meninjau lokasi Pasar Kemuning. Kemacetan di kawasan tersebut diakibatkan pasar tumpah di jalan lantaran bangunan pasar yang eksisting tidak layak. Menanggapi itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda Marnabas Patiroy menyebut akan menurunkan tim teknis guna mengkaji kawasan di sekitar pasar untuk pembangunan pasar baru.

"Secara kasatmata lahan yang tersedia di belakang Pasar Kemuning sangat layak, nanti akses masuk pasar dibuka dua arah, dari Jalan Kemuning maupun Jalan KH Mas Mansyur. Kami akan lakukan pendekatan ke pedagang untuk kembali masuk ke pasar yang ada sementara, sebelum dibangun tahun depan," ucapnya. (dra/k16)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46