SAMARINDA-Lima lapak yang terdiri dari tiga penjual sembako dan dua lapak ikan ludes dilahap si jago merah. Kebakaran tersebut menyasar pasar di Jalan Manunggal, RT 13, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, (4/4). Ketersediaan sumber air masih menjadi masalah bagi relawan pemadam kebakaran.

Humas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda Heri menerangkan, kejadian kebakaran berlangsung selama 40 menit. Setelah petugas menurunkan 10 tangki pemadam milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, termasuk dibantu relawan dengan 15 mesin portable. "Kejadian sekitar pukul 16.50–17.30 Wita," jelasnya.

Dia mengatakan, penyebab api saat ini masih penyelidikan kepolisian. Namun, dugaan sementara sumber api dari kompor yang meledak. "Lima bangunan yang terdampak milik empat kepala keluarga terdiri 12 jiwa. Api cepat menyebar karena material mayoritas berbahan kayu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto menerangkan, ada beberapa kendala yang dihadapi relawan ketika melakukan pengendalian titik api. Di antaranya, akses jalan sempit dan banyaknya kabel yang melintang, sehingga menyulitkan unit truk petugas dan relawan melintas. "Di lokasi kejadian juga minim sumber air," urainya.

Pria yang akrab disapa Jokis itu menjelaskan, di wilayah menuju lokasi juga banyak markah kejut yang terlalu tinggi dan rapat. Itu diperparah dengan banyaknya warga yang menonton. "Posisi yang terbakar di atas bukit, sehingga tidak bisa dijangkau dengan cepat. Kemudian warga juga terlalu panik dan mengganggu kerja pemadam," sesalnya. (dra/k16)

 

ASEP SAIFI ARIFIAN

@asepsaifi