LOS ANGELES-Seri reguler NBA 2021-2022 tersisa enam hari. Tapi tim dengan nama besar Los Angeles Lakers sedang berada di posisi sulit. Kekalahan atas Denver Nuggets 118-129 di kandang sendiri, Crypto.com Arena kemarin membuat LeBron James cs kini terlempar dari zona play-in tournamen. Padahal, itu merupakan tiket menuju babak playoff.

Kekalahan tersebut membuat Lakers bertengger di peringkat sebelas wilayah barat dengan rekor 31-47. Mereka terpaut dua kemenangan dari San Antonio Spurs yang berada di peringkat sepuluh dengan rekor 33-45.

Kenyataan itu membuat Lakers kini harus bertarung habis-habisan di empat laga terakhir seri reguler. Mereka harus menang di empat laga tersebut jika ingin menyingkirkan Spurs atau New Orleans Pelicans dari posisi sepuluh besar (batas play-in tournament).

Dan lawan-lawan yang harus dihadapi Lakers tidak mudah. Yakni Phoenix Suns (6/4), Oklahoma City Thunder (8/4), Golden State Warriors (9/4), dan Nuggets (11/4). "Kami tidak khawatir dengan hitung-hitungan poin. Kami hanya ingin fokus untuk laga selanjutnya. Mencari cara untuk menang melawan Phoenix," ucap Frank Vogel, head coach Lakers dilansir Associated Press.

Kabar baiknya untuk Lakers, Spurs juga punya jadwal sisa yang tak kalah berat. Tiga dari empat lawan terakhir yang dihadapi tim asuhan Gregg Popovich saat ini masih berburu tiket playoff langsung, alias finis di posisi enam besar. Mereka adalah Nuggets, Minnesota Timberwolves, dan Dallas Mavericks.

Itu berbeda dengan Lakers. Di pertarungan melawan Suns, kemungkinan mereka sudah tidak terlalu memburu kemenangan. Itu karena tim asuhan Monty Williams tersebut sudah memastikan lolos ke babak playoff dengan predikat seeded satu wilayah barat. Chris Paul cs kini bertengger di puncak klasemen dengan rekor 62-16. Ada peluang besar Suns mengistirahatkan banyak starter mereka untuk bersiap ke playoff.

Hal yang sama akan terjadi di laga Lakers kontra Thunder. Tim tersebut sudah dipastikan gagal lolos playoff musim ini karena masih membukukan rekor 23-55. Thunder sekarang berada di peringkat 14 wilayah barat.

"Ini musim yang berat karena kami hanya memiliki 21 pertandingan tampil secara full team. Tapi kami akan terus bertarung sampai akhir. Kami akan mencoba membuka peluang itu dan melihat apa yang terjadi." ucap center Lakers, Anthony Davis kepada ESPN. (irr/bas)