Aktivitas balap liar di wilayah Tenggarong dan Tenggarong Seberang berhasil diungkap jajaran Satlantas Polres Kukar. Aktivitas ini melibatkan anak di bawah umur. Polisi juga tengah menelusuri potensi praktik judi dalam kegiatan tersebut.

 

TENGGARONG - Razia terhadap balapan liar dilakukan Senin (4/4) dini hari. Dua lokasi yang menjadi fokus razia yaitu Jalan Wolter Monginsidi hingga Jalan Akhmad Muksin, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong. Lokasi lainnya yaitu di jalur dua Kecamatan Tenggarong Seberang menuju Samarinda.

Kasat Lantas Polres Kukar AKP Reza Pratama Rhamdani Yusuf menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari keresahan masyarakat serta informasi yang diperoleh polisi terkait maraknya aksi balap liar saat Ramadan.

Jajaran Satlantas Polres Kukar dikerahkan untuk memantau aktivitas tersebut pada malam kedua Ramadan. Terlebih lagi, sempat ramainya video aktivitas balap liar yang tersebar di dunia maya.

“Selain informasi masyarakat, kita juga melakukan patroli rutin untuk mendeteksi aktivitas balap liar tersebut,” ujarnya.

Sejumlah petugas tidak berpakaian dinas dikerahkan dalam operasi tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan operasi tidak bocor. Dari hasil razia tersebut, belasan kendaraan roda dua terjaring.

Sembilan kendaraan disinyalir digunakan untuk aksi balap liar. Sementara tujuh lagi diamankan karena tidak dilengkapi dokumen dan perlengkapan berkendara.

Tidak hanya memberikan sanksi sesuai aturan hukum terkait Undang-Undang Lalu Lintas, polisi juga mendalami dugaan adanya praktik perjudian yang dilakukan kawanan ini. Jika terbukti ada indikasi perjudian, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kukar untuk ditindak sebagaimana mestinya.

"Untuk memberi efek jera serta pembinaan, akan kita libatkan orangtua serta pihak sekolah. Mereka kita minta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," lanjutnya. (kri/k16)

 

HIDAYATULLAH

[email protected]