Awal bulan lalu, mantan tactician Arsenal Arsene Wenger menyatakan bahwa dirinya akan menggaji Mohamed Salah GBP 400 ribu (Rp 7,5 miliar) per pekan kalau dirinya adalah petinggi Liverpool FC (LFC).

Wenger menyikapi keengganan LFC memenuhi permintaan kenaikan gaji Salah dalam pembicaraan ekstensi kontrak wide attacker asal Mesir tersebut. Kontrak Salah habis pada akhir Juni 2023. Artinya, kalau sampai akhir musim ini tidak ada kejelasan, pemain yang pada 15 Juni nanti berusia 30 tahun itu bisa menjalin negosiasi dengan klub lain.

Negosiasi tersendat karena Salah diklaim ingin gajinya setara dengan bintang Manchester United Cristiano Ronaldo, GBP 510 ribu (Rp 9,6 miliar) per pekan. Itu sekaligus gaji pemain tertinggi di Premier League saat ini.

Ahad (3/4), seperti dilansir media-media Inggris, LFC dan Salah akhirnya menemukan win-win solution. Seperti tebakan Le Professeur, julukan Wenger, Salah disebut sepakat dengan gaji GBP 400 ribu per pekan dalam kesepakatan kontrak baru yang berdurasi hingga 2027.

Menurut Daily Mail, besaran gaji tersebut sejatinya sudah ditolak Salah dalam negosiasi akhir tahun lalu. Tetapi, pemain berjuluk The Egyptian King itu tampaknya realistis bahwa LFC sudah cocok baginya. Menemukan tim baru selain The Reds malah berisiko bagi kariernya.

Apalagi, pelatih LFC Jurgen Klopp sudah klop dengan Salah di sisi kanan lini serang skema racikannya. Tiga rekrutan terakhir LFC di lini serang, Takumi Minamino, Diogo Jota, hingga Luis Diaz, lebih banyak bermain selain di posisi Salah. ”Tim yang ada saat ini juga menjadi proyeksi untuk beberapa musim ke depan. Termasuk Salah. Dia pemain penting kami,” ucap Klopp di laman resmi klub. (jpc)