ORLEANS – Putri Kusuma Wardani (KW) layak menjadi tumpuan masa depan sektor tunggal putri Indonesia. Tahun lalu, pemain 19 tahun itu berhasil meraih dua gelar di ajang Spain Masters 2021 dan Czech Open 2021. Nah, tahun ini, gelar perdana Putri KW diraih pada ajang Orleans Masters Super 100 yang berlangsung di Palais des Sports, Prancis. Putri meraihnya setelah di final tadi malam menaklukkan pebulu tangkis Amerika Serikat Iris Wang (7-21, 21-19, 21-18).

Di sisi lain, ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati gagal meraih gelar. Mereka takluk oleh ganda Singapura Hee Yong Kai Terry/Tan Wei Han (12-21, 21-16, 13-21).

Badminton lovers di tanah air sempat down ketika Putri kalah jauh pada set pertama. Putri mengaku begitu tegang. Itu membuat dirinya lebih banyak melakukan kesalahan sendiri hingga lawan unggul dengan skor telak. Namun, pada set kedua, dia mulai mampu mengatasi ketegangan dan mendapatkan momentum. Akhirnya, pada set ketiga, Putri berhasil mendominasi sejak awal game.

Pada Orleans Masters ini, penampilan Putri memang apik. Dia berhasil menyingkirkan pemain-pemain unggulan dan lebih senior. Sebelum Iris Wang, Putri menundukkan andalan Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt di babak semifinal (21-10, 22-20). Dia juga menyingkirkan seniornya, Ruselli Hartawan, di babak 16 besar (21-11, 21-10).

Sejak awal, pemain binaan PB Exist itu mengaku tidak ingin terbebani. Sebab, dia sadar banyak pemain lain yang lebih senior dan matang secara permainan. ’’Jadi, tidak mau berpikir menang atau kalah. Bermain yang terbaik saja,’’ katanya.

Gelar juara yang didapat Putri begitu melegakan. Sebab, sektor tunggal putri kerap kali sulit mendulang prestasi.

Di sisi lain, Rehan/Lisa sebetulnya sudah bermain apik di kejuaraan ini. Mereka menyingkirkan duo Denmark Mikkel Mikkelsen/Rikke Soby di 32 besar (21-19, 21-11) dan Matthias Thyrri/Amalie Magelund di babak 16 besar (14-21, 21-15, 21-8). Selain itu, kekalahan tersebut membuat Rehan/Lisa tak dapat menambah raihan gelar sejak kali pertama dipasangkan. Sebelumnya, pasangan tersebut telah meraih satu gelar di Finnish Open 2019.

Rehan/Lisa seolah terlambat panas. Itu membuat permainan sulit berkembang sehingga banyak melakukan kesalahan beruntun. Bahkan, pada game pertama, mereka tertinggal 2-11. Pada game kedua, Rehan/Lisa bisa mengontrol permainan dengan baik. Kesalahan kembali terjadi pada set ketiga yang menjadi penentu.

Lisa mengamini bahwa permainan keduanya kurang in pada awal pertandingan. ’’Pertahanan lawan lebih rapat,’’ tutur Lisa. (raf/c17/bas)

 

Perjalanan Putri KW di Orleans Masters 2022

Babak 32 besar: Putri Kusuma Wardani vs Ashmita Chaliha: 2-1 (21-17, 19-21, 21-14)

Babak 16 besar: Putri Kusuma Wardani vs Ruselli Hartawan (8): 2-0 (21-11, 21-10)

Perempat final: Putri Kusuma Wardani vs Kristin Kuba: 2-0 (21-5, 21-17)

Semifinal: Putri Kusuma Wardani vs Line Hojmark Kjaersfeldt (3): 2-0 (21-10, 22-20)

Final: Putri Kusuma Wardani vs Iris Wang (4): 2-1 (7-21, 21-19, 21-18)