Perburuan scudetto Serie A 2021-2022 semakin ketat dan terbuka. Ini seiring kemenangan penting Inter Milan di kandang Juventus dini hari tadi (4/4). Inter yang terdominasi nyaris sepanjang pertandingan, berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Gol Inter dicetak oleh Hakan Calhanoglu pada menit ke-45+5 lewat tendangan penalti.

Ini adalah kemenangan pertama Inter di kandang Juve sejak 2012. Penalti diberikan karena striker Juventus Alvaro Morata melakukan tekling kepada fullback kanan Inter Denzel Dumfries di kotak terlarang. Setelah melakukan pengecekan via VAR, wasit akhirnya menujuk titik putih.

Pada percobaan pertama, tendangan Calhanoglu digagalkan oleh kiper Juventus Wojciech Szczesny. Bola rebound tersebut mengarah ke kerumunan pemain Juve dan akhirnya masuk ke gawang sendiri.

Awalnya, wasit memutuskan untuk memberi Juve tendangan bebas. Alasannya, Calhanoglu melakukan dorongan kepada pemain Juve. Tetapi, setelah dilakukan review VAR diketahui bahwa bek Juve Matthijs de Ligt bergerak lebih dulu sebelum Calhanoglu melakukan tendangan penalti. 

Wasit kemudian memutuskan bahwa penalti itu harus diulang. Calhanoglu tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua itu untuk membobol gawang Juve. Tertinggal 0-1 membuat Juve meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Peluang terbaik mereka lahir dari pemain pengganti Denis Zakaria pada menit ke-73. Namun, sepakan Zakaria hanya membentur tiang gawang sebelah kanan kiper Inter Samir Handanovic.

Laga ini berlangsung keras. Wasit sampai harus mencabut delapan kartu kuning dari sakunya. Empat untuk pemain Inter. Empat untuk Juve. “Tiga poin ini sangat berharga dan kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini. Mengingat begitu kuat lawan yang kami hadapi,” ucap bek tengah Inter Milan Skriniar dikutip dari DAZN.

“Saya bangga kepada tim saya, kami bertarung sampai menit terakhir, dan inilah hasilnya. Kami benar-benar butuh poin ini. Dan kami berkorban untuk mendapatkannya.” “Saat kami bermain tidak baik, kami bisa menang. Kemenangan ini membuat kami percaya diri. Sekarang, persaingan menjadi terbuka,” imbuh Skriniar.

Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan. Inter yang berada di posisi ketiga, hanya berselisih tiga angka dari AC Milan dan Napoli yang ada di peringkat pertama dan kedua. Napoli sendiri sudah melakoni 31 pertandingan. Dini hari nanti, Milan akan menjalani pertandingan penting di kandang Bologna. (jpc)