Film The Other Side yang diadaptasi dari novel populer karya Alya Ranti akan tayang di bioskop mulai 17 Maret mendatang. Alya Ranti ikut antusias. Pasalnya, film yang diadaptasi dari karyanya akan segera tayang. Siapa sangka, bukan hanya sebagai pemilik cerita, dia juga dilibatkan dalam proses pemilihan pemeran utama.

 

MENGANGKATisu tentang mental health, bagaimana menghadapi masalah, dan bagaimana bersikap ke orang lain. Film ini diyakini akan relate dengan kehidupan banyak orang baik dari kalangan remaja ataupun para orang tua.

Dibintangi Davina Karamoy sebagai Alea, Bryan Andrew sebagai Reynand, Sandy Pradana sebagai Revo, Emyrrazan sebagai Aria, Pamela Bowie sebagai Reva, Cathy Fakandi sebagai Acha, Rizky Fachrel sebagai Farrel, Syakir Daulay sebagai Aldi dan Amel Carla sebagai Bella. Selain itu, film ini juga diperkuat Wulan Guritno, Marcelino Lefrandt, Aida Nurmala dan Tasya Miranda. “Awalnya Mas Girry (Pratama) hubungi, ngobrol soal akan dibuat jadi film. Aku terlibat pas casting juga buat milih Alea, Revo. Sama para pemainnya juga sempat ngobrol,” kata Alya belum lama ini. “Makanya pembacanya banyak dari kalangan orangtua dan remaja. Apa masalah remaja zaman sekarang dan dulu, berbeda. Orangtua harus tahu parenting-nya gimana, karena permasalahan dan karakter berbeda,” sambungnya.

Girry Pratama selaku sutradara mengatakan, cerita dalam film dan novel tidak sama persis. Dia menyebut kemiripan antara film dan novel hanya sekitar 60 persen. “Dan itu atas persetujuan Alya. Endingnya luar biasa, dan enggak pernah dilakukan PH (production house) lain. Contoh saja ya misal Nathan dan Salma, Dilan dan Milea tahu ending-nya gimana. Nah Alea dan Revo enggak akan diketahui penonton. Kami membuat seperti dunia nyata aja sih, enggak dibuat-buat,” terang Girry.

Film The Other Side bercerita tentang Alea, remaja 16 tahun yang memutuskan pindah dari Bandung ke Jakarta dengan tujuan ingin melupakan mantannya, Reynand yang selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Alea masuk sekolah SMA Gempita. Alea yang ingin menyibukkan diri agar bisa lupa dengan Reynand memutuskan masuk OSIS. Hari pertama penerimaan OSIS, Alea yang telat terburu-buru menuju ruang rapat tanpa sengaja menabrak Revo yang sedang membawa gitar hingga gitarnya terjatuh. Alea terdiam ketika melihat Revo. Sosok Revo begitu mirip dengan Reynand. Arya, sang ketua OSIS yang dikenal galak, marah ke Alea karena telat. Arya meminta Alea memenuhi syarat mencari tanda tangan wakil ketua OSIS sekaligus ketua seksi Penyiaran dan Musik. Alea percaya diri bisa melakukan itu. Tapi anggota OSIS lainnya seperti Bella dan Vei mengatakan sulit mencari keberadaan wakil ketua OSIS. Karena wakil ketua OSIS mereka adalah idola semua perempuan di sekolah Gempita.

Setelah beberapa hari Alea tidak berhasil mencari keberadaan wakil ketua OSIS, dia selalu bertemu Revo. Mereka selalu bertemu dalam kondisi yang tidak enak. Sehingga mereka sama-sama kesal. Sampai suatu momen Alea dihukum lari kemudian pingsan. Revo yang menolong.

Semakin hari Alea dan Revo jadi dekat. Revo selalu ada untuk Alea ketika dia ditimpa kesulitan. Namun, mereka sama-sama gengsi untuk menyatakan perasaan mereka masing-masing. Alea semakin dekat dengan Revo ketika dia membantu Revo untuk membujuk ibunya, Cecil yang terkena penyakit Amnesia Disosiatif. Cecil yang awalnya tidak mau terapi, akhirnya mau terapi semenjak bertemu Alea. Revo mulai terbuka soal hubungannya dengan ayahnya yang sangat buruk karena perlakuan sang ayah ke ibunya. Semua masalah yang dihadapi Revo membuat Alea merasa Revo membutuhkan orang yang memperdulikannya. Alea juga mulai sedikit mengerti kenapa Revo tumbuh menjadi sosok yang sangat misterius.

Mereka pun akhirnya mulai menghabiskan waktu bersama ke rumah sakit setiap pulang sekolah. Namun, kedekatan Alea dan Revo sedikit terganggu ketika Reynand, mantan Alea, datang menemui Alea dan mengajak hubungan mereka kembali dilanjutkan. Selain itu, juga muncul sosok yang tak disangka-sangka bikin Alea sakit hati.

 

Selain itu, Syakir Daulay ikut memperkuat film The Other Side. Dia memerankan karakter sebagai Aldi. Syakir mengungkapkan karakternya di film yang akan tayang di bioskop tanah air mulai 17 Maret mendatang sangat berbeda. “Aku sangat berterima kasih dengan Bang Girry. Sebenarnya mungkin ini sisi recehnya Syakir. Agak sulit harus berbahasa Sunda,” ucap Syakir. Untuk mempermudah dirinya menguasai logat Sunda, dia perlu masuk ke dalam kehidupan orang Sunda secara langsung dan berinteraksi bersama mereka. “Seminggu sebelum syuting nongkrong sama orang Sunda, tapi yang benar-benar kental,” ucapnya lebih lanjut.

Alya Ranti selaku penulis novel dengan judul sama mengakui karakter Syakir Daulay di film The Other Side cukup unik dan menarik. “Salah satu yang berbeda, karakter Aldi yg diperankan Syakir. Dia lucu banget di film ini,” ucapnya. (jpg/dra)