SAMARINDA–Retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 5/2020 bakal kembali diberlakukan April. Nantinya warga menerima tagihan dalam komponen pembayaran pemakaian air bersih bulanan dari Perumdam Tirta Kencana Samarinda.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nurrahmani menerangkan, retribusi sudah berlaku sejak awal 2020, tetapi ditunda seiring pandemi Covid-19 sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Samarinda Nomor 974/113/HK-KS/2021. Surat tersebut menyatakan penundaan dilakukan hingga Maret 2022. Selanjutnya pada 21 Februari terbit Surat Wali Kota Samarinda Nomor 974/0419/300.3 perihal berakhirnya masa berlakunya penundaan tarif retribusi persampahan atau kebersihan serta penyesuaian tarif baru (lihat infografis).

"Itu akan berlaku April. Artinya di rekening pembayaran bulan depan sudah memuat komponen retribusi persampahan atau kebersihan," ucapnya, Kamis (10/3).

Dia berharap, masyarakat memahami kondisi tersebut, apalagi pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, dan roda perekonomian warga Kota Tepian juga stabil, bahkan cenderung meningkat di sejumlah sektor. Dia menggaransi bahwa retribusi yang dibayar langsung masuk ke kas daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan. "Semua untuk membantu pemerintah meningkatkan infrastruktur kota," singkatnya.

Dia menambahkan, soal kenaikan tarif juga sudah dilakukan berbagai perhitungan, menyesuaikan kondisi di Samarinda. Sedangkan dari sisi pelayanan, pihaknya akan tetap stabil bahkan meningkatkan demi mendukung tercipta Samarinda yang bersih dan tata kota yang baik.

"Kami berharap dukungan warga, dari sisi pelayanan tentu akan terus ditingkatkan," tutupnya. (dra/k8)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46