BALIKPAPAN- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kaltim melaksanakan kegiatan pendampingan pendaftaran merek UMKM berdasarkan permintaan dari Rumah BUMN Balikpapan, sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap pengembangan UMKM khususnya di Kota Balikpapan. Kegiatan tersebut digelar mitra binaan rumah BUMN di Balikpapan, Selasa (15/2).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman, mewakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian Kepala Seksi Pengendalian Mutu Jane Grace, A.S, dan CEO Rumah BUMN Balikpapan Walid Akbar serta tamu undangan lainnya.

Pelaku UMKM di Balikpapan menyimak paparan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Walid Akbar sebagai CEO Rumah BUMN Balikpapan sekaligus bertindak sebagai moderator. Ia menjelaskan bahwa pada Selasa (15/2) akan ada 20 merek UMKM yang akan didaftarkan. Sementara itu Kadis Perdagangan Balikpapan Arzaedi Rachman mengatakan, kesempatan pendaftaran merek ini hendaknya dimanfaatkan dengan baik. "Ibu-ibu harus antusias dan fokus terhadap materi yang diberikan, harus bercita cita ekspor," katanya.

Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan (baju merah) bersama pejabat terkait bersama peserta pendampingan pendaftaran merek UMKM di Balikpapan. 

 

Ditempat yang sama Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan menjelaskan berbagai hal tentang pendaftaran merek. Kakanwil juga mengarahkan dan dorong para pelaku UMKM untuk mendaftarkan usahanya menjadi perseroan perorangan. "Ini jelas menguntungkan. Demikian juga kepemilikan merek untuk kelanjutan usahanya," jelas Sofyan.

“Kami dari Kanwil Kemenkumham akan membantu dan memantau pendaftaran merek-merek bapak ibu sekalian, sehingga merek tersebut memiliki kekuatan hukum dan mendunia,” sambungnya.

Menutup pembukaan kegiatan pendampingan pendaftaran merek, CEO Rumah BUMN Walid Akbar berharap dengan pembinaan yang Rumah BUMN berikan, dapat menunjang kegiatan usaha UMKM di Balikpapan. "Dan tentu kami berharap UMKM di Balikpapan naik kelas," tegasnya. (adv)