SAMARINDA - Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kaltim memusnahkan narkotika jenis sabu seberat 48,31 gram dari pengungkapan jaringan peredaran narkoba di kota Bontang. Sebanyak tiga orang ditangkap berinisial MH alias MM, SF dan AB. 

Tiga orang tersebut ditangkap hari Kamis 27 Januari 2022 lalu di kota Bontang. Ketika itu, sabu 48,31 gram disita di rumah pelaku inisial MH alias MM. Dari pengakuan MH, sabu tersebut didapatkan dari suruhan SF. 

Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim Kombes Pol Djoko Purnomo menjelaskan terungkapnya kasus ini dari hasil pengembangan kasus narkoba sebelumnya yang berhasil diungkap. 

"Seperti biasa, barang (narkoba) ditaruh suatu tempat, lalu orang lain yang mengambil. Dan sabu 48,31 gram disita di rumah pelaku MH. Pelaku MH mendapat barang dari perintah SF," kata Djoko. 

Djoko menambahkan pelaku MH sudah beraksi dua kali memesan sabu. Dan pelaku ini berpotensi bisa sampai satu kali transaksi narkoba dalam 10 hari. 

"Kami tidak tahu asal barang (narkoba). Yang jelas, dia disuruh SF. Pelaku MH hanya berperan kurir narkoba. Pelaku SF inilah yang memesan barang ke AB. Dan AB memesan barang dari orang lain yang tidak bisa kita sebut karena belum cukup bukti," katanya. 

Pemusnahan sabu oleh BNNP Kaltim ini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sabu dimusnahkan dengan diblender bercampur air lalu dibuang ke toilet. Pemusnahan langsung dilakukan oleh pelaku MH. 

Pelaku MH kini diancam Pasal 114 ayat 1 UU Narkotika dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (myn)