BRIGHTON – Kekalahan 0-1 oleh Manchester City pada Sabtu (15/1) malam boleh dibilang telah mengubur peluang juara Chelsea di Premier League musim ini. Apalagi setelah Liverpool FC menang 3-0 atas Brentford FC pada Minggu (16/1) malam.

Chelsea pun turun ke peringkat ketiga dengan selisih 13 poin (43-56) dari City setelah 22 laga. The Blues juga terpaut dua angka (43-45) dengan LFC, tetapi dengan The Reds masih memainkan 21 laga. ”Kami tidak perlu melirik ke papan klasemen untuk saat-saat ini. Yang perlu kami lakukan adalah kembali fokus meraih kemenangan dalam laga berikutnya,’’ ungkap wingback kiri Chelsea Marcos Alonso di laman resmi klub.

Menurut Alonso, laga Chelsea di kandang Brighton & Hove Albion dini hari nanti (siaran langsung Mola TV pukul 03.00 WIB) krusial untuk melihat respons The Blues dalam perburuan juara. Juga krusial karena setelah dari Amex Stadium, tim asuhan Thomas Tuchel tersebut mendapat hadangan dari Tottenham Hotspur (23/1).

Statistik mencatat, sejak 1995, Chelsea tidak pernah tanpa kemenangan lebih dari dua matchweek beruntun pada awal tahun. Ketika itu, di tangan Glenn Hoddle, Chelsea malah gagal memenangi empat matchweek beruntun. Itu sekaligus menjadi musim terburuk Chelsea dalam sejarah klub asal London Barat tersebut.

”Kami akan tetap mencobanya (mengejar City) sampai akhir musim, sampai kami sudah gagal secara matematis, sekalipun itu akan semakin sulit sekarang,’’ lanjut Scooby Doo –julukan Alonso.

Histori Premier League memang belum pernah mencatat ada klub yang mampu mengejar ketertinggalan dari pemuncak klasemen setelah terpaut 13 poin dengan 16 matchweek tersisa. ”Peluang kami belum habis,” tegas Tuchel kepada Football London. (ren/c17/dns)

 

PERKIRAAN PEMAIN

 

Brighton & Hove Albion (3-5-2): 1-Sanchez (g); 34-Veltman, 4-Webster, 33-Burn; 2-Lamptey, 10-Mac Allister, 15-Moder, 13-Gross, 3-Cucurella; 11-Trossard, 9-Maupay (c)

Pelatih: Graham Potter

 

Chelsea (3-4-2-1): 1-Arrizabalaga (g); 2-Ruediger, 6-Silva, 31-Sarr; 28-Azpilicueta (c), 5-Jorginho, 8-Kovacic, 3-Alonso; 19-Mount, 11-Werner; 29-Havertz

Pelatih: Thomas Tuchel

 

Asian Handicap ¾:0