BALIKPAPAN-Sebanyak 12.300 metrik ton batu bara senilai Rp 27 milliar, diamankan oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri di kawasan IUP milik PT Mahakam Sumber Jaya di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kukar, akhir Desember tahun lalu.

Belasan ribu metrik ton batu bara tersebut, dikatakan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Indra Lutrianto Amstono, digali dari perut bumi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di wilayah IUP milik PT MSJ.

Kegiatan operasi ini dilakukan setelah kepolisian mendapat laporan dari PT MSJ yang mencurigai adanya praktik penambangan di kawasan IUP mereka.  “Jadi batu bara ini memang belum sempat dijual, tapi sudah ditumpuk di sepuluh titik,” kata Kombes Indra didampingi Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo, saat rilis pengungkapan kasus, Jum’at (14/1).

Indra menambahkan, kejadian ini terindikasi kuat jadi salah satu upaya pencurian batu bara.  Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan PT MSJ, selaku pemilik IUP untuk pemanfaatan batu bara yang gagal dicuri tersebut.

Selain mengamankan 12.300 metrik ton batu bara, kepolisian juga mengamankan enam unit ekskavator dan satu unit dump truk di lokasi penambangan. “Dari kegiatan operasi ini kami tidak menemukan orang yang sedang melakukan penambangan,” ujar Indra.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo mengatakan, kepada pihak yang merasa memiliki enam unit ekskavator dan satu unit dump truck tersebut untuk dapat berkoordinasi dengan penyidik Bareskrim Polri. (hul)