BALIKPAPAN-Sempat kabur setelah membacok mantan istrinya, S, akhirnya diringkus jajaran Polresta Balikpapan, Kamis (13/1) malam. Pria berusia 47 tahun itu kini harus mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Polisi menangkap S tak jauh dari lokasi kejadian di kawasan Bukit Cinta, Balikpapan Selatan. 

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengkonfirmasi penangkapan S. Ia menyebut S ditangkap tanpa perlawanan. 

"Pelaku pembacokan sudah ditangkap tadi malam tak lama setelah kejadian tak jauh dari lokasi kejadian," kata Rengga, Jumat (14/1).

Kendati sudah menangkap S, Rengga enggan merinci motis S melakukan pembacokan kepada mantan istri dan anak dari mantan istrinya tersebut. "Masih kami dalami, nanti hari senin kita rilis," ungkap Rengga.

Diberitakan sebelumnya, Asmiah  dan anaknya Abil (19) harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan, Gunung Malang lantaran luka bacok. Informasi yang diperoleh dari rekan korban, Kevin, pembacokan diduga dilakukan oleh mantan suami korban, S, pada Kamis (13/1) sore. “S ini tidak diterima diceraikan oleh korban,” ujar Kevin.

S yang kalap tiba-tiba masuk ke dalam rumah korban di kawasan Jalan Siaga. Di kamar depan, S membacok Abil yang merupakan anak korban.  Mendengar keributan, Asmiah kemudian ke luar dari kamarnya yang ada di bagian belakang. Melihat Asmiah, S lantas membacok Asmiah.

Akibat kejadian ini, Abil menderita luka bacok di bagian punggung sementara Asmiah menderia luka bacok di punggung, bahu, tangan dan kepala serta perut bagian samping. “Sekarang di rawat, masih pendarahan,” kata Kevin. 

Kevin, salah rekan Asmiah, motif pembacokan yang dilakukan S kemungkinan lantaran cemburu dan tak terima dicerai. Bahkan, sebelum melakukan pembacokan, S memang kerap mengancam Asmiah yang merupakan driver ojek daring. “Jadi saat korban ini mengantar orderan sering diancam mau dibunuh, itu di jalanan kejadiannya,” kata Kevin.

Lantaran kerap mendapatkan ancaman dari mantan suami, Asmiah bahkan sempat melaporkan ke pihak kepolisian. Namun, tak ada respon dari kepolisian, lantaran Asmiah tak bisa melampirkan bukti ancaman.

“Bagaimana mau memberi bukti, sementara ancaman dilakukan saat sedang berkendara mengantar pesanan,” kata Kevin.

Setelah membacok mantan istri dan anak, S disebut Kevin langsung melarikan diri ke arah Bukit Cinta. (hul)