SAMARINDA - Upaya mendorong elektronifikasi terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Benua Etam yang cashless society. Salah satunya dengan melakukan perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan harapan dapat memperluas pendapatan daerah.

Sebagai bentuk apresiasi Bankaltimtara kepada pemerintah daerah yang mendukung berjalannya ETPD dan mengimplementasikan transformasi digital tersebut, Bankaltimtara memberikan Bankaltimtara Digital Transformation Awards. Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota di Kaltim berdasarkan perkembangan pencapaian ETPD periode 2021.

Sekretaris Perusahaan BPD Kaltimtara Rita Kurniasih mengatakan, saat ini upaya mendorong integrasi ekonomi dan keuangan digital dilakukan melalui kebijakan dan program elektronifikasi yang mencakup ETPD, Elektronifikasi Bantuan Sosial, dan Elektronifikasi Transportasi. Program ini diharapkan bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan keuangan inklusif, kesehatan fiskal, dan efisiensi ekonomi.

Penerapan ETPD diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Menjadi lebih efisien, transparan, serta akuntabel, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Sehingga, keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung dan menyukseskan ETPD tersebut menjadi sangat penting,” jelasnya, Selasa (11/1).

Penghargaan ini diberikan di sela-sela upacara hari ulang tahun ke-65 Kaltim. Diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Direktur Utama Bankaltimtara Muhammad Yamin, dengan kategori Top Digital Collaboration kepada terbaik ketiga, yaitu Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, terbaik kedua kepada Wali Kota Samarinda Andi Harun dan terbaik pertama kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud.

Melalui penghargaan yang diberikan kepada kabupaten dan kota di Kaltim tersebut, diharapkan dapat mendorong sinergisitas seluruh pemerintah di Kaltim. Selanjutnya, dari integrasi tersebut akan memberikan manfaat mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah.

“Penentuan pemenang penghargaan Bankaltimtara Digital Transformation Awards didasarkan atas Implementasi Penggunaan Modul ETPD terlengkap, meliputi penerimaan pajak, dan retribusi daerah pada berbagai ekosistem. Di antaranya pasar tradisional, pariwisata, kesehatan, transportasi, dan inovasi-inovasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama Bankaltimtara,” ungkapnya.

Dalam penganugerahan ini bagi kota yang belum memperoleh penghargaan diharapkan tidak berkecil hati karena semua kabupaten dan kota telah mendukung upaya program ETPD. Harapannya melalui penghargaan ini, selanjutnya kolaborasi pemerintah daerah bersama Bankaltimtara dengan dukungan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dapat terus bersinergi, untuk melakukan percepatan Elektronifikasi Transaksi Keuangan Pemda.

“Masyarakat dapat memanfaatkan kemudahan-kemudahan dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak dan retribusi daerah. Pendapatan asli daerah semakin meningkat sehingga pembangunan di daerah semakin berkembang,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)