SAMARINDA - Jalan pendekat atau oprit ke Fly Over Air Hitam sudah lama mengalami keretakan. Perbaikan atas kondisi tersebut belum ada tanda-tanda. 

Pemerintah Kota Samarinda saat ini hendak melakukan kajian terhadap keretakan tersebut. Sebab, masyarakat mengkhawatirkan bila terjadi insiden. 

Pantauan prokal.co pada Rabu (12/1/2022), keretakan dinding jalan penghubung fly over semakin banyak bermunculan. Celah keretakan pun bertambah melebar antara 15 sampai 20 centimeter. 

Keretakan dinding jalan penghubung antara Jl AW Sjahranie dengan Jln Juanda ini diduga akibat penurunan tanah. Namun, pondasi fly over Air Hitam dinilai masih batas aman. 

Dinas PUPR Samarinda pun beberapa waktu lalu sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian PUPR atas kondisi fly over Air Hitam yang cukup banyak dilintasi kendaraan truk melintas. Bahwa, oprit Fly Over masih dalam masa tetap atau settle yang akan stabil tanah dibawahnya ketika sudah lama memasuki masa 10 tahun. 

Masyarakat pun berharap ada perbaikan berkala terhadap oprit atau jalan pendekat Fly Over Air Hitam. Sehingga, keamanan jalan tersebut tidak meresahkan pengendara ketika melintas. 

"Kita berharap ada perbaikan jalan pendekat Fly Over ini. Jangan sampai rusak atau ambruk baru ada perbaikan," jelas Arifin, salah satu warga Jl AW Sjahranie yang setiap hari melintas di Fly Over. (myn)